Satria itu cerdas tapi lucu

Aku suka gemes dengan tingkah laku Satria. Bukan cuma kenakalannya sebagai anak usia 5 tahun, tapi juga kecerdasannya.. hehehehe… sebagai ibunya gue pasti tau dong bahwa anakku sendiri cerdas.

Satria itu cerewet banget, sejak bisa ngomong terutama sejak usia 2 tahun. Wahhh.. sampai capek deh ngeladeninya. Aaaappppaaaa… aja ditanyakan. Tapi kami sebagai ortunya selalu berpegang bahwa kami tidak boleh menjawab pertanyaannya dengan sesuatu yang bohong / tidak benar. Jadi, kami berusaha menjawab dengan sebenarnya dan dengan penjelasan-penjelasan yang dia perlukan. Ternyata daya ingat dan daya tangkapnya sangat luar biasa.

Satria juga hebat lho kalo diminta mempresentasikan sesuatu. Contohnya presentasi tentang kejadian gempa bumi, tsunami, gunung meletus, naik pesawat (dari take off hingga landing), urut-urutan di airport kalo travelling dengan pesawat, dlsb.

Banyak teman2 sebayanya yang masih belum jelas kalo ngomong (ngucapkan kata), tapi Satria …wow… pronounciation-nya luar biasa. Dia sudah punya modal berspeak-speak ria dalam bahasa asing terutama bahasa Inggris. Boss-ku (wong Belanda) selalu mengingatkan aku untuk mulai mempraktekkan speaking in English dengan Satria. He said, mumpung Satria masih kecil, masih mudah mempelajari apapun, dan terutama sebagai bekal untuk masa depannya nanti. Hihihihi… aku sih setuju banget, tapi untuk mempraktekkannya aku yang masih malas hehehehe… (Ibunya nih yg musti dijewer kupingnya ‘kan…??!!!)

Berhitung juga Satria sudah sampai 100, udah ngelotok. Menulis huruf dan angka sudah lancar, tulisannya juga bagus, rapi gak kayak ceker ayam hahahaha… Cuma, kalo membaca, sayangnya masih belum lancar. Masih butuh bimbingan intensif. Tapi aku juga gak mau maksa dia untuk bisa saat ini. Aku ingin dia bisa secara alami, walau tetap distimulasi. Alhmdulillah Satria senang beli buku dan majalah. Berawal dari lihat gambarnya, kemudian belajar membacanya. Kalo pas tulisannya banyak, dia suka minta dibacakan “Bu, tolong ini dibacain, karena aku belum bisa”. Karena ibunya lagi malas baca, kadang aku cuma jawab “Makanya Satria harus belajar membaca”. Dengan harapan itu bisa menstimulasi dia untuk terus belajar membaca. Ohya buku-buku Satria banyak banget lho… dari yg harga murahan, sampai yang harga jutaan (produknya Tiga Raksa Optima itu lho…karena dulu termakan promosi hahahaha….). Aku beli bukunya Tiga Raksa Optima bukan karena metode Glen Doman-nya tapi karena tertarik dengan buku-bukunya doang hehehehe.. Masih pengin yang English Time tuh.. tapi alamak.. sekarang harganya udah naik drastis.

Eit hampir lupa… walaupun belum lancar baca huruf latin, tapi Iqra’-nya sudah OK lho… Sudah lancar, alhamdulillah. Selain di rumah kadang2 diajarin, di TK ada jadwal Iqra’ seminggu sekali, juga tiap 3X seminggu Satria les ngaji sama Bu Sofie. Teman2 les ngajinya ada 5 orang, dari My School. Ohya sudah hafal surat-surat pendek di Al-Qur’an, juga do’a-do’a sehari-hari. Sholatnya juga sudah lancar lho… Alhamdulillah.

Beberapa hari yang lalu Satria jatuh, lulut kirinya lecet, luka gitu. Awalnya aku gak tau, cuma pas jalan di Indogrosir koq kakinya diseret. Berkali-kali dia bilang,”aku tadi jatuh bu, sekarang kakiku belum stabil !”. Hihihihi.. lucu ya… anak segitu punya istilah ‘kakiku belum stabil’.

Ada-ada aja… wah.. pokoknya banyak cerita yg seru-seru deh kalo tentang SATRIA !

Facebook Comments

About Wiwin Pratiwanggini

A Mother of Two Boys | A Working Mom | A Books Lover | A Blogger | Independent Oriflame Consultant | Co-Owner "Pak Boss Catering" & "Kedai Pak Boss"
just blogging

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *