Puasa Ramadhan kali ini

Pengin nih curhat tentang puasa Ramadhan. Alhamdulillah kami sekeluarga menjalani dan menikmati puasa Ramadhan kali ini dengan ringan sekali. Gak ada yang namanya belanja bahan makanan menjelang bulan puasa untuk distok karena takut harga-harga pada naik. Gak ada yang namanya berencana beli baju baru dan bagus untuk menyambut datangnya Idul Fitri.

Dari awal puasa Ramadhan, kami sengaja tidak membuat planning yang macam-macam. Kami hanya ingin menjalani puasa Ramadhan ini dengan ikhlas lahir dan batin, tanpa ada beban apapun. Maksudnya, kami menjalani puasa Ramadhan tanpa ada sesuatu yang spesial secara duniawi, kami menjalani bulan Ramadhan seperti menjalani kehidupan di bulan-bulan di luar bulan Ramadhan.

Photobucket Image Hosting Kami pun berusaha menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW yang antara lain mengakhirkan makan sahur dan menyegerakan berbuka. Sederhana banget ya ?? Makan sahur tidak perlu bersusah payah memasak makanan yang enak-enak dengan bangun pagi-pagi sekali misalnya jam 02:30 malam. Kami terbiasa bangun untuk sahur sekitar jam 03:30, karena kami tidak perlu repot-repot memasak. Kami sudah cukup makan sahur dengan sereal oatmeal. Malahan selain rasanya enak, manfaatnya insyaallah OK banget. Mengkonsumsi jenis-jenis makanan berkabohidrat kompleks berbasis gandum seperti oatmeal sebagai alternatif pengganti nasi atau kentang, di mana bahan makanan berbasis gandum mempunyai indeks glikemik sedang yang kaya akan serat, tetapi mempunyai kalori yang lebih tinggi daripada nasi atau kentang dalam jumlah yang sama yang didapat dari kandungan karbohidratnya, sehingga dengan mengkonsumsi jenis makanan ini proses perubahan makanan menjadi energi bisa berlangsung lebih lama tanpa membuat organ lambung bekerja keras dan sekaligus tidak menggemukkan tubuh. Jadi perut tidak terasa ‘begah’, lagian toh makannya gak terlalu banyak juga, alias secukupnya (4-6 sendok makan). Alhamdulillah sampai menjelang buka puasa perut terasa enak terus, nyaman.

Oiya, selama waktu sahur paling asyik ditemani oleh Para Pencari Tuhan jilid 2. Banyak hal yang bisa dipetik dari sinetron tersebut. Gak percaya ? :wink:

Buka puasa pun gak harus dibuat istimewa hanya untuk menuruti kemauan perut. Apa adanya saja. Adanya air putih ya alhamdulillah berbuka dengan air putih. Adanya kolak pisang ya alhamdulillah. Pun gak langsung mengisi perut dengan makan yang berat-berat. Jarang lho aku sekarang makan malam pakai nasi banyak-banyak. Bahkan belum tentu dalam semalam aku makan nasi. Kadang-kadang setelah buka puasa dengan air putih (atau minuman apapun), aku hanya makan snack-snack sampai waktunya sahur. Toh tidak merasakan lapar, alias biasa-biasa saja.

Alhamdulillah dengan menjalani puasa Ramadhan dengan ikhlas apa adanya tanpa macam-macam, rasanya lebih ringan secara lahir maupun batin. Kami percaya dan yakin bahwa Allah SWT pun tidak membebankan hal-hal yang berat kepada hamba-Nya. Insyaallah puasa ramadhan kami kali ini mendapat ridha-Nya. Amien..:smile:

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan !!

Photobucket Image Hosting

Facebook Comments

About Wiwin Pratiwanggini

A Mother of Two Boys | A Working Mom | A Books Lover | A Blogger | Independent Oriflame Consultant | Co-Owner "Pak Boss Catering" & "Kedai Pak Boss"
just blogging

2 comments


  1. ngeliat pic-nya, jadi bertambah lapeeeerrrr…. 😀

    Semoga, di bulan Ramadhan ini kita dipertemukan dengan dengan Keagungan Malam Lailatul Qadar. Amiiieeeennn…

  2. Yah Mba Win betah ga makan berat, ga laper juga pantes langsing 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *