Hari-hari Sejak Anakku di SD

Ini adalah minggu ketiga Satria duduk di bangku SD kelas 1. Sebagai orang tua, aku sempat turut merasakan masa transisi dari TK ke SD. Sempat rada stress juga karena masa-masa adaptasi juga antara Satria dengan sekolah dan antara kami sebagai orang tua dengan anak.

Minggu pertama belum begitu terasakan. Hmm.. masih biasa-biasa saja, mungkin karena masih masa-masa orientasi.

Minggu kedua dan seterusnya sudah full pelajaran dari jam 06:40 hingga jam 11:30 di hari Senin-Kamis, jam 06:40 hingga 11:00 di hari Jum’at dan 06:40 hingga 10:00 di hari Sabtu. Kelas 1 pun ternyata mata pelajarannya tidak cuma 2 macam (membaca dan berhitung) tapi sudah bermacam ragam, ada Sains, IPS, PKn, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, PAI, Kemuhammadiyahan, dan lain-lain.

Tiap pulang kerja pasti aku langsung buka tas Satria, ngecek dapat pelajaran apa dan nilai berapa hari ini serta ada PR atau tidak. Malam hari menemaninya belajar, secara aku hanya available di malam hari, tidak lupa mempersiapkan buku-buku yang harus dibawa keesokan harinya. Serta mengisi buku kegiatan harian Satria yang rupanya bisa menjadi penghubung antara orang tua dan guru.

Sedangkan di pagi hari setelah Subuh, langsung siap-siap bikin sarapan dan menyiapkan air hangat untuk mandi Satria. Jam 06:30 Satria sudah berangkat ke sekolah, nah… giliran saya ngurus diri sendiri hehehe… Pokoknya Satria harus sarapan, apapun bentuknya, supaya belajarnya tenang ga mikir perut lapar dan ga mikir untuk jajan.

Beberapa hari yang lalu sempat dibuat heboh oleh Satria. Bagaimana tidak ? Hari Sabtu jam pulang sekolah adalah jam 10. Aku kebetulan juga janjian dengan mba Tika di sekolah tersebut. Tapi aku dan suami tiba di sekolah udah jam 10:15-an. Satria tidak kelihatan. Ayahnya mencari ke kelas, ternyata tidak ada juga. Bahkan gurunya ikut muter-muter mencarinya. Anak-anak yang masih menunggu jemputan ditanyain, kata mereka “Satria jalan ke arah sana (selatan)”.

Deg…! Ilang nih anak, sekilas dalam hatiku walau aku punya keyakinan Satria pasti ada walau entah dimana.  Alhamdulillah feeling suamiku bagus. Langsung beliau tancap gas mengikuti jejak yang biasa dilewati bila pulang sekolah, sebagaimana yang ditunjukkan temen-temen Satria tadi. Dan…. akhirnya Satria ketemu juga, tinggal beberapa puluh meter saja sudah sampai rumah !!! Ternyata… Satria jalan kaki pulang ke rumah. Dalam hati rasanya aku pengin nangis, karena anakku sudah besar, dia berani pulang sendiri padahal jalannya belok-belok, jaraknya pun cukup jauh untuk ukuran dia.

Tahukah Anda apa alasan Satria jalan kaki pulang ke rumah ? Ternyata dia ingat kata-kata ayahnya, bahwa bila dia keluar dari kelas terakhir dibanding teman-temannya, maka ayah sudah pulang. Jadi ceritanya gini, Satria itu kalo mengerjakan tugas masih suka ga serius, sebenarnya bisa cepat tapi dia lebih sering memperhatikan temen-temennya, ujung-ujungnya dia paling akhir menyelesaikan tugas. Sudah berulangkali diingatin, tapi ya masih begitu. Akhirnya ayahnya kasih warning itu tadi. Nah… pada hari Sabtu tersebut lha koq ya kami menjemputnya telat 15 menitan, dikiranya Satria bahwa tadi ayah sudah datang tapi terus pulang karena Satria ga segera keluar !!! Hikhikhik… saya dan ayahnya jadi terharu lho…

Terus… minggu ini kan sudah dimulai kegiatan ekstra kurikuler di sekolah. Salah satu yang diikuti Satria di sekolah adalah Conversation for Children, kebetulan deh.. daripada cari kursus di luar hehe.. Ekskul yang lain-lainnya Satria tidak tertarik. Hmmm… secara kebetulan Satria suka silat-silatan sejak kecil, akhirnya sama ayahnya diarahkan untuk ikut kursus Tae Kwon Do aja. Pilihan jatuh di Depok Sport Centre yang tidak jauh dari rumah, dan ternyata alhamdulillah di sana sarananya juga lengkap. Tapi… kemarin beli dobok-nya belum dapat, stok untuk ukuran Satria lagi habis. Jadi, latihannya nunggu punya dobok dulu 🙂 .

About Wiwin Pratiwanggini

Independent Oriflame Consultant | A Working Mom | A Blogger | Owner PakBossCatering | Training Consultant
just blogging

1 comment


  1. Pingback: Where I share about… – 4 Hari Offline – di Jakarta | Berita Terkini - Berita Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *