Balada Nukar Duit Receh Buat Lebaran

Beberapa hari yang lalu aku terima SMS dari Ibu yang minta tolong dicarikan duit Rp 5000-an kertas yang masih baru. Mateng deh !!! Karena kalo cuma ngandalin tukar uang di bank-bank pasti susah dapatnya, mana di bank-bank tersebut tidak melayani bila hanya sekedar tukar uang.

Pertama, aku coba di bank Mandiri karena pas kebetulan aku ambil uang cash di sana. Tapi, ya tidak dapat, alias gagal 🙁 .

Kedua, aku coba hubungi salah satu teman di BI, tapi SMSku tidak masuk sepertinya, mungkin hape teman tersebut sudah tidak aktif lagi. Ya sudah.. gagal kedua. Padahal maksudnya mau tanya mekanisme penukaran uang disana, sekaligus siapa tahu temanku tersebut punya akses yang mudah untuk mendapatkan uang kertas baru. OK, rupanya bukan jalan yang baik hehehe…

Ketiga, akhirnya minta tolong suamiku untuk datang ke BI. Alternatif pertama, siapa tahu masih bisa ngantri; atau alternatif kedua beli lewat calo. Ternyata alternatif kedua akhirnya yang jadi solusi. Kenapa ? Karena alternatif pertama sudah tidak memungkinkan: (1) antrian sudah ditutup, dan (2) antrian dibuka jam 7 pagi sedangkan orang-orang sudah pada datang sejak dini hari (jam 3-an). Ya sudah, sekali lagi alternatif kedua solusinya. Otomatis nambah ongkos sekian puluh ribu hehehe…

Ga papa-lah.. itung-itung beramal (bener ga ya ??) buat si calo. Secara doi udah susah-susah ngantri sejak sebelum subuh.

Setelahnya, lihat di TV, masyaallah… dimana-mana pada ngantri uang baru bahkan sampai ada yang terinjak-injak !! Apa mau sampai segitunya ? Mending merelakan uang Rp 50-ribu untuk mendapatkan segepok uang Rp 500-ribu dengan lembaran Rp 5000-an baru.. Iya ‘kan ??

Menjelang Idul Fitri, uang kertas baru ibarat sembako ya.. 🙂

About Wiwin Pratiwanggini

Independent Oriflame Consultant | A Working Mom | A Blogger | Owner PakBossCatering | Training Consultant
just blogging ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*