SMS Lebaran 2010

smsSepertinya makin lama memang SMS menjadi alat untuk saling mengucapkan Idul Fitri hehehe… lama-lama ga laku deh kartu lebaran dan telegram indah. Sejak 1-2 hari sebelum Idul Fitri tiba, saya sudah menerima beberapa SMS dari teman-teman, tapi semuanya baru saya jawab pas hari pertama Idul Fitri. Iseng aja nih lagi-lagi merangkum SMS Lebaran dari teman-teman:

Farida Fakhrudin: “Seiring bergemanya lantunan takbir, seiring rasa syukur atas datangnya hari kemenangan, seiring dzikir pengharapan untuk masih bertemu Ramadhan di tahun mendatang, kami mengucapkan: SELAMAT IDUL FITRI 1431 H MOHON MAAF LAHIR & BATIN. Semoga akan menjadi awal dari hidup yang lebih baik dan lebih barokah bagi kita semua. Amien.”

Winwin: “Selamat Idul Fitri 1431 H, mohon maaf atas segeala salah prasangka, ucapan dan perbuatan yang telah saya lakukan. Semoga kita bisa meraih cinta-NYA. Amin.”

??? : “Esok adalah harapan, kemarin adalah kenangan. Semua tak luput dari khilaf dan kesalahan. Mari ulurkan tangan saling bermaafan. Minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir & batin”.

Wenny: “Selamat hari lebaran, minal aidin wal faidzin, mari bermaaf-maafan, kita bersalam-salaman. Met hari raya ya… mohon maaf lahir batin”.

Lita : “Hati manusia awalnya seperti mutiara, bersih dan berkilau, kemudian ia larut dalam sungai kehidupan yang membuat kilaunya tertutup lumpur. Di hari yang fitri ini, hanya saling memaafkan yang bisa mengembalikan kemilau dari hati manusia. Lita mengucapkan minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin”.

Thatha Woro: “Mbak.. Slamat Idul Fitri. Minal aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir batin”.

Sulistyo: “Minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir batin”.

Yanti Gunungkidul: “Ass. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1431 H, semoga Allah melimpahkan rahmat, maghfirah dan pembebasan dari azab neraka. Kami mohon maaf lahir batin pula atas kesalahan serta kekhilafan yang kami perbuat”.

Afifah Makassar: ” Allahuu akbar 3X. Allahu akbar walillahilhamdu. Matahari su miring ka dara, suara takbir tr lama lg su babunyi. Trd kata yg pntas kita blg slain slmt IDUL FITRI 1431 H MINAL AIDIN WAL FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR BATIN. Semoga semua dosa dan kesalahan kita diampuni Allah swt. Amin.”

Risha Shalala: “Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin”.

Laela Magelang: “Andai jemari tak sempat berjabat, andai raga tak sempat dapat bertatap, kuhaturkan salam menyambut hari raya Idul fitri, jika ada kata serta khilafku membekas lara mohon maaf lahir batin”.

Synta Praba: “Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin”.

Eko Sugiyanto: “Kami juga minta maaf lahir dan batin atas segala salah dan khilaf. Teriring doa semoga Allah SWT ridho dengan semua amal shalih kita”.

Nunik Purwaningsih: “Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal aidin wal faidzin. Selamat Idul Fitri 1431 H. Mohon maaf atas segala khilaf dan salah”.

Risa Lumajang: “Tak selamanya hati seputih awan, tak selamanya jiwa sebening embun, bila lidah salah berucap, tangan salah berbuat, terimalah maaf walau tangan tak sempat berjabat, tapi hati berbicara minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin”.

Sumaryati Parangtritis: “Bergelas-gelas madu boleh rusak oleh seteguk nila. Berhari-hari kebersamaan jangan biarkan rusak oleh sepatah kata. Maafkan segala salah kata dan tindakan yang tercela. Met Idul Fitri 1431 H”.

Novi Hanief: “Sama2 ya.. Semoga kita termasuk (dalam bagian dari) orang-orang yang kembali kepada fitrah kesucian dan termasuk (dalam bagian dari) orang-orang yang mendapatkan kemenangan. Amin. Maaf lahir batin”.

Ririn Fajar: “I was so dump to make a lot of mistake but you know that’s the previous day before tomorrow that we become pure. Happy Idul Fitri”.

Arga Cakrakusuma: “Terkadang tercipta dosa dalam jiwa, terbisik luka dalam canda, terlintas keangkuhan dalam cerita, bukan mawar jika tak berduri, bukan gading jika tak retak, bukan hati jika tak kecewa, dan bukan manusia jika tak ada salah. Selamat Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin”.

Risca Ayu Jember: “Terselip khilaf dalam candaku, tergores luka dalam tawa, terbelit pilu dalam tingkahku, tersinggung rasa dalam bicaraku. Hari kemenangan telah tiba, semoga segala dosa dan kesalahan kita terampuni. Mari bersama kita bersihkan di hari yang fitri. Selamat Idul Fitri 1431 H. Minal aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin”.

Cordelia: “Di hari yang suci ini, mohon dibukakan pintu maaf atas kesalahan-kesalahan saya. Minal aidin wal faidzin. Maaf lahir batin”.

Delta Agiasari: “Anak kodok makan ketupat, makannya sambil lompat-lompat. Ngirim kartu udah ga sempat, pake sms pun no what-what 🙂 . Selamat merayakan lebaran 2010. Minal aidin wal faidzin. Maaf lahir batin juga ya..”

Wulan Adi: “Saya pun memohon maaf lahir batin atas kesalahan sebagai pribadi, keluarga maupun tim kerja. Semoga kesabaran, keikhlasan, ketulusan. meyakinkan hubungan kita antar manusia dan dengan Sang Khalik. Salam hangat”.

Imam Prakoso: “Amien. Dengan kerendahan hati mohon keikhlasan tuk memaafkan salah & khilafku, semoga kita semua mendapat kemenangan dan fitri kembali”.

Laili Semarang: “Di hari yang suci ini ijinkan kami sekeluarga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H. Teriring doa taqobbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum. Mohon maaf lahir dan batin. Salam hangat untuk keluarga”.

dannnn… masih banyak lagi…

Pokoknya makasih banyak kepada semua teman-teman yang sudah kirim SMS Lebaran.. 🙂 🙂 🙂

Facebook Comments

About Wiwin Pratiwanggini

A Mother of Two Boys | A Working Mom | A Books Lover | A Blogger | Independent Oriflame Consultant | Co-Owner “Pak Boss Catering” & “Kedai Pak Boss”

just blogging ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *