4 Hari Offline – di Jakarta

Maaf yaaa… beberapa hari rumah maya ini tidak ada penghuninya. Kemanakah gerangan? Hehehe.. harus menemani kakak ipar di Jakarta untuk menikah. Karena suamiku yang akan diminta sebagai wakil dari pihak keluarga, mengingat bapak mertua sudah almarhum.

Hari Sabtu 20 November 2010 kami berangkat ke Jakarta dengan Taksaka Pagi dari Yogya. Lumayan tiketnya per orang Rp 270.000,- 😉 . Kali ini saya putuskan untuk naik kereta karena Satria belum pernah naik kereta ke Jakarta. Yang bulan Februari lalu kami ke Jakarta naik Mandala, trus Satria beberapa kali naik kereta hanya ke Solo. Jadi.. pengin aja dia ngerasain naik kereta jarak jauh. Dan supaya nyaman, kami pakai kereta eksekutif Taksaka. Kenapa berangkat pagi? Ya.. supaya bisa menikmati perjalanan siang karena selama ini saya kalo ke Jakarta naik kereta selalu di malam hari. Sayang sekali saya tidak membawa laptop, sehingga tidak bisa sambil ngurusi kerjaan secara maksimal. Sampai di Jakarta eh malah suami saya sakit. Rupanya dia sudah masuk angin sejak dari Jogja. Ya sudahlah.. sampai di Jakarta langsung istirahat dan menunggu keesokan harinya untuk acara pernikahan kakak ipar.

Satria di dalam kereta Taksaka Pagi

Hari Minggu 21 November 2010, kami berangkat ke Bekasi, tepatnya di Kompleks KODAU Jatimekar Jatiasih. Acara pernikahan dilaksanakan di rumah pihak pengantin wanita (mba Sasi) dengan adat Sunda. Hihihi.. suamiku mengenakan pakaian adat Sunda, sayangnya bajunya kekecilan 😉 . Acara selesai sekitar jam 3 sore, lalu malamnya kami menginap disana.

hihihi..OK juga..

pernikahan Wisnu dan Sasi

Hari Senin 22 November 2010, rencananya mau jalan ke Ancol (Sea World). Lalu kami ke Cipinang Lontar dulu, ke rumah Budhe. Sampai sana sempat mencuci baju-baju kotor dulu. Lalu kemudian karena mau hujan, akhirnya tidak jadi jalan ke Ancol. Diputuskan untuk beli mainan aja di Pasar Gembrong. Alhamdulillah Satria setuju dan tidak kecewa karena tidak jadi ke Ancol. So…. seharian di rumah saja hehehe..

Satria dengan mainan barunya

Hari Selasa 23 November 2010, berangkat ke Gambir untuk pulang ke Yogya. Kali ini naik Taksaka 1. Berangkat pagi dari Jakarta. Sepanjang perjalanan dari Jakarta sampai Yogya ditemani mendung dan hujan. Berasa kedinginan karena di dalam kereta pun full AC.

Hmmm… maaf ya teman-teman untuk kali ini saya sengaja tidak menemui siapa pun.. Bener-bener ke Jakarta untuk urusan keluarga dan berlibur. Urusan kerjaan saya kerjakan secara online lewat handphone 🙂

Facebook Comments

About Wiwin Pratiwanggini

A Mother of Two Boys | A Working Mom | A Books Lover | A Blogger | Independent Oriflame Consultant | Co-Owner “Pak Boss Catering” & “Kedai Pak Boss”

just blogging , ,

3 comments


  1. Lla

    Kalo aku selalu cari colokan di kereta. Taksaka yg itu udah ada colokannya belum mbak? Hehe… Lumayan buat nyetrika baju di koper ato manasin nasi di ricecooker, mungkin? 😉 Hihihi…

    • dear mba Ella,
      semua Taksaka udah ada colokannya koq.. Tiap tempat duduk ada 2 colokan.. Iya.. lumayan buat masak nasih daripada beli sama mereka yg lumayan mahal hehehe..

  2. Memang menarik isu nie… saya banyak membaca mengenai
    hal nie… tahniah, artikel awak memang menepati maksudnya…

    memang menarik.. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *