Minat Saja Tidak Cukup

Banyak orang yang pengin punya tambahan penghasilan. Banyak orang yang pengin kerja dari rumah saja tapi penghasilan besar. Banyak yang pengin berbisnis, apapun jenis bisnisnya. Banyak orang yang pengin mengubah hidupnya.

Pengin identik dengan minat. MINAT. Yaitu keinginan kuat atau kekuatan pendorong yang memaksa seseorang untuk menaruh perhatian pada aktivitas tetentu dengan harapan bisa menghasilkan sesuatu.

Saya dan kawan-kawan punya peluang usaha yang bisa memberikan dampak luar biasa dalam kehidupan seseorang. Peluang untuk mengubah hidup ke arah lebih baik. Usaha ini bisa dikerjakan oleh siapa saja dari berbagai kalangan, gak memandang gender. Banyakkkkk sekali yang berminat bergabung. Mungkin karena biaya pendaftarannya yang murah banget hanya Rp 39.900,-. Mungkin juga karena penasaran melihat keasyikan (having fun) kami dalam mengerjakan usaha kami ini. Mungkin juga karena melihat banyak orang yang berhasil disini (berhasil punya penghasilan jutaan – jalan-jalan ke luar negeri gratis – dapat mobil keren). Mungkin juga karena tertarik dengan online support=nya yang top abis. Dan lain sebagainya.

Namun ternyata, di tengah perjalanan banyak lhooo yang akhirnya diam tanpa pesan bahkan sleeping beauty alias mati suri hehehe… Dari sekian yang ada, mungkin hanya 1o% yang menjadi anggota aktif. Namun hanya 10% dari yang 10% tadi saja yang bener-bener mau fokus (all out). Bayangin!!

Ternyata… mengerjakan apapun untuk menghasilkan sesuatu yang besar, tidak cukup hanya modal MINAT. Ada satu lagi kebutuhan penting yang harus dipenuhi, yaitu KOMITMEN. Apa itu komitmen? Komitmen adalah suatu sikap kebulatan tekad yang dimiliki oleh seseorang di dalam mencapai sebuah tujuan, tanpa dapat dipengaruhi oleh keadaan apapun juga, hingga tujuan tersebut tercapai.

Ada artikel menarik dari Anne Ahira tentang minat dan komitmen ini. Yuk kita baca bareng.. semoga bermanfaat !!

“Ada perbedaan antara minat dan komitmen. Saat Anda tertarik melakukan sesuatu, Anda mengerjakannya hanya jika situasi mengizinkan. Tetapi saat Anda berkomitmen melakukan sesuatu, Anda tidak menerima alasan, hanya hasil.” – Anonim

Jika usaha Anda belum membuahkan hasil, bisnis Anda belum menghasilkan keuntungan yang Anda harapkan, atau hubungan dengan pasangan yang tengah goyah, ingatlah kembali pada  komitmen awal pada saat Anda menetapkan tujuan.

Berpegang teguhlah pada komitmen tersebut. Sebuah tujuan yang gagal, proyek yang tidak selesai, hubungan yang putus, diakibatkan patahnya sebuah komitmen. Sesederhana itu, sedalam itu, dan sepenting itulah sebuah komitmen.

Sukses adalah hasil menciptakan dan menjaga komitmen Anda dan orang lain.

Sebuah tujuan tidaklah relevan, mimpi tak ada gunanya dan harapan tidaklah lebih dari sebuah gelembung mimpi, sampai Anda berkomitmen penuh untuk mewujudkannya.

Komitmenlah yang menginspirasi Anda mengeluarkan kemampuan terbaik Anda.

Komitmen memperlihatkan kepada dunia keseriusan Anda dalam bertindak. Komitmen juga melindungi serta menguatkan kredibilitas dan reputasi Anda. Komitmen memberikan Anda energi, momentum yang tak pernah berhenti, dan rasa bangga yang tak ternilai.

Komitmen juga memberikan kekuatan. Tidak peduli apa pun yang kita hadapi, sakit, kemiskinan, atau bencana, kita tidak akan teralih dari tujuan kita.

Nah.. sekarang mari kita introspeksi diri. Apakah hanya memiliki minat? Ataukah sudah menyandingkannya dengan sebuah komitmen?

About Wiwin Pratiwanggini

Independent Oriflame Consultant | A Working Mom | A Blogger | Owner PakBossCatering | Training Consultant
aku & bisnis online , ,

2 comments


  1. Pingback: Tak Cukup Hanya “Minat” | way2diamond.biz

  2. Pingback: Tak Cukup Hanya “Minat” | pratiwanggini.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *