Obyek Mini Riset

Sebulan yang lalu, tepatnya 9 Juni 2013 ada yang mention saya di twitter. Seorang mahasiswa yang sedang meneliti konsep bapak rumah tangga. Lalu ia meninggalkan pesan apakah saya bisa bantu mereka dengan memberikan alamat email untuk diskusi lebih lanjut. Karena saya ini baik hati dan tidak sombong …cieee… tentu donk saya kasih alamat email saya dengan sangat jelas 🙂

Waktu berganti hari, hari berganti minggu, minggu berganti bulan Juli, ehhh tidak ada info kelanjutan. Nah, baru deh pada tanggal 5 Juli 2013 ada email dari mereka, yang meminta saya dan suami untuk diwawancarai. Mereka adalah 2 orang mahasiswa dari jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie Jakarta. Terkait dengan tugas Sosiologi Komunikasi, mereka berniat mengadakan wawancara dengan keluarga saya yang mereka kenal melalui majalah Intisari.

Flashback dikit yaa.. akhir Desember 2011 yang lalu memang kami sempat mengisi sebuah majalah terkenal (Intisari) untuk thema Stay At Home Dad. Ternyata sampai sekarang artikel tersebut ada di google halaman 1 jika di-search dengan “bapak rumah tangga”. Dan tahukah Anda berawal dari mana semua ini? Yap, berawal dari kebiasaan saya nge-blog, apa aja saya tulis di blog hehe.. Jadi, dari ngeblog saya dikenal kontributor majalah, lalu diwawancarai, dan akhirnya menjadi artikel di majalah tersebut; begitu majalah tersebut published online, jadilah muncul di google.

SAHD

Lanjut yaaa… setelah email-emailan beberapa kali, akhirnya Sabtu malam kemarin sekitar jam 20:00 kami janjian untuk diwawancarai melalui telpon. Alhamdulillah ontime dan semua berjalan lancar. Ya iyalah… karena themanya jelas dan kami sudah pernah diwawancarai hal yang sama 🙂

Ternyata buah dari keisengan menulis saya dan juga pengalaman hidup kami, bisa bermanfaat buat orang lain. Minimal kami bisa bantu 2 orang mahasiswa ini dalam menyelesaikan tugas risetnya. Semoga sukses ya, Pera dan Fitri !!

Pesan saya buat para pembaca, jika Anda tidak paham konsep Stay At Home Dad, please jangan komentar dulu yaa.. lebih baik Anda cari tahu dulu atau tanyakan langsung kepada yang mengalaminya 🙂

Footnote: Salah satu bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT adalah memainkan peran yang sudah digariskan-NYA. Sehingga kami bisa saling melengkapi. Dan kami bisa mengoptimalkan kelebihan yang DIA berikan kepada kami untuk bisa bermanfaat bagi keluarga dan orang-orang disekitar kami. Life is simple 🙂

About Wiwin Pratiwanggini

Independent Oriflame Consultant | A Working Mom | A Blogger | Owner PakBossCatering | Training Consultant
aku & keluarga ,

4 comments


  1. makasih informasinya ya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *