Menjadi Pribadi yang Sederhana

Yuk, kita lihat apakah kita sudah menjadi pribadi yang sederhana?

1. Saat menerima penghasilan, Anda:
a. Senang dan bersyukur
b. Biasa saja.
c. Kecewa, merasa kurang dan berharap untuk mendapatkan yang lebih.

2. Begitu menerima penghasilan, Anda:
a. Membayar zakat atau bersedekah. Anda percaya bahwa dalam setiap rezeki yang diterima ada hak orang lain.
b. Membayar seluruh tagihan rutin dan kewajiban.
c. Membelanjakan secara impulsif.

3. Gadget yang Anda miliki saat ini masih mampu digunakan untuk mendukung aktivitas Anda. Saat muncul gadget baru, Anda:
a. Tidak membeli gadget baru dan memilih menabung uangnya.
b. Menjual gadget yang sekarang dan membeli gadget baru.
c. Membeli gadget baru.

4. Toko baju kesayangan Anda hujan diskon. Anda tahu uang Anda sangat pas untuk memenuhi kebutuhan lain. Anda memiliki kartu kredit. Yang Anda lakukan:
a. Terus berjalan dan tidak berbelanja meski potongan diskonnya cukup besar, toh baju yang di lemari masih banyak yang bisa dipakai.
b. Masuk ke toko. Anda hanya akan belanja jika ada barang yang bagus dengan menggunakan kartu kredit.
c. Belanja. Tak masalah menggunakan kartu kredit karena sayang melewatkan diskon itu.

5. Penghasilan rumah tangga Anda per bulan Rp 5 juta. Anda masih terikat KPR dengan cicilan per bulan Rp 1,3 juta, sisa masa cicilan 18 bulan. Kendaraan yang Anda miliki hanya sebuah sepeda motor. Saat ada tawaran kredit mobil dengan nilai angsuran Rp 1 juta per bulan, Anda:
a. Tidak mengambil kredit mobil itu dan menunggu cicilan KRP lunas. Motor yang ada masih bisa digunakan.
b. Menjual motor dan mengambil tawaran kredit mobil.
c. Mengambil kredit mobil. Kapan lagi mendapatkan tawaran kredit mobil murah?

6. Setiap bulan penghasilan rumah tangga saya habis untuk:
a. Zakat, tabungan, asuransi, konsumsi, dan investasi.
b. Konsumsi dan cicilan utang.
c. Saya tidak tahu penghasilan saya habis untuk apa saja, malah selalu minus.

7. Persepsi Anda tentang menabung:
a. Sangat penting. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup. Dengan memilikinya, kita sudah menyiapkan dana ketika ada keadaan darurat.
b. Menabung memang penting, tapi penghasilan saya pas-pasan. Jangankan menabung, untuk hidup sehari-hari saja susah.
c. Menabung? ‘Kan ada kartu kredit dan KTA.

8. Suatu saat Anda mengetahui seorang anak merengek meminta buku sekolah pada ayahnya yang sedang merokok. Sang ayah menolaknya dengan alasan tak punya uang. Yang Anda pikirkan:
a. Seharusnya uang yang digunakan untuk membeli rokok bisa dialihkan nguna membeli keperluan sekolah anak.
b. Biasa saja.
c. Keperluan sekolah anak memang penting, tapi kebiasan merokok juga sulit untuk dihilangkan.

Bila jawaban Anda lebih banyak:

“a” – Anda orang yang sederhana dan selalu mensyukuri setiap rezeki. Bagi Anda, rezeki yang diterima harus dikelola dengan baik untuk kebutuhan saat ini dan masa datang. Anda paham apa yang menjadi prioritas kebutuhan dalam hidup Anda.

“b” – Anda tipe orang yang go with the flow. Bagi Anda, rezeki sekarang harus dinikmati sekarang. Kebutuhan masa datang dipikirkan nanti saja.

“c” – Rezeki yang selalu Anda terima rasanya tidak akan pernah cukup. Anda belum paham apa yang menjadi kebutuhan dalam hidup Anda.

sumber: Ummi edisi 02 Feb 2013

Semoga bermanfaat !!

Insyaallah jawaban saya lebih banyak “a”, karena saya memang belajar untuk itu. Never ending learning, right ??

About Wiwin Pratiwanggini

Independent Oriflame Consultant | A Working Mom | A Blogger | Owner PakBossCatering | Training Consultant
just blogging

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*