Capek? Istirahatlah!

Ketika badan sedang capek, sebaiknya tidak pergi kemana2 dan tidak melakukan apa2. Istirahat saja.

Melakukan sesuatu ketika fisik sedang capek biasanya akan mengakibatkan tidak memberikan hasil yang maksimal. Demikian yang sering saya rasakan. Maunya sih segera beres segala sesuatunya, namun ternyata tetap tidak bisa optimal lhoo..

Ceritanya seharian kemarin di YIS saya beres-beres arsip. Arsip lama saya pindahkan ke kontainer agar sewaktu-waktu siap jika mau dipindahkan ke warehouse (baca: gudang). Sedangkan arsip sejak 5 tahun terakhir saya rapikan, sekaligus memindahkan arsip-arsip yang agak baru dari bawah meja kerja ke boardroom. Karena angkut-angkut dan wira-wiri tersebutlah sehingga badan saya terasa pegal dan capek.

Tapi sejak pagi saya sudah berencana mau ke kantor Oriflame untuk menyelesaikan beberapa urusan. Akhirnya jam 4 sore tetap saya pergi ke kantor Oriflame dengan taxi. Sempat ketiduran di taxi sebentar hehehe…

Namun sampai di kantor Oriflame hal yang beres hanya ambil titipan Orifast dan cetak AR 😀 😀 Koq bisa begitu?? Iyaaa… Jadi, beberapa hal yang menggantung adalah:

1. Belum jadi mendaftarkan new consultant karena saya harus pelajari AR dulu. Maksudnya, mau ditaruh di bawah siapa, PG yang mana 🙂

2. Mau ketemu ASM jadi batal karena ternyata sedang BPS dengan seorang leader. Gak mungkin saya interupsi 🙂

3. Mau ketemu dengan Area Manager jadi batal juga karena ternyata beliau sedang ada webinar dengan tim management. Ga mungkin juga saya ganggu hehehe…

Akhirnya telpon taxi deh, mendingan pulang. Telpon taxi pertama dapat JAS, ehhh pas di tengah telpon tahu-tahu terputus, saya coba telpon ulang gagal terus (busy line melulu). Lalu saya telpon taxi kedua (Vetri) tapi tidak dapat karena katanya tidak ada yang dekat. Akhirnya telpon taxi ketiga (ASA), alhamdulillah dapat.

Pas nunggu taxi ASA di depan kantor Oriflame, disitu ada taxi JAS yang mondar-mandir. Saya curiga bahwa taxi ini dikirim untuk saya. Tapi saya cuek aja, saya sudah males karena tadi toh ditelpon ulang tidak bisa melulu. Akhirnya taxi ASA datang, dannnnn… sopir taxi JAS agak marah/kecewa. Tapi yaaa mau gimana lagi, mau kukasih uang cancellation belionya malah pergi. Karena sudah terlanjur mantep dengan taxi ASA ini, ya akhirnya saya pulang dengan taxi ASA.

Menurut saya, memang lebih baik ga kemana-mana dan ga perlu ngapa-ngapain jika badan sedang capek/lelah. Pasti bakalan ada hal-hal yang tidak mengenakkan, yaitu untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Seperti kemarin yaitu target acara saya tidak 100% beres dan saya sudah mengecewakan satu sopir taxi.

Sebenarnya saya sudah tahu akan terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan, tapi entah kenapa koq ya saya tetep nekad…..

About Wiwin Pratiwanggini

Independent Oriflame Consultant | A Working Mom | A Blogger | Owner PakBossCatering | Training Consultant
just blogging

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *