Meraih Keluarga yang Tenang dan Tentram

Seperti biasa, setiap menjelang ujian semesteran sekolah Satria selalu mengundang para orang tua murid untuk mendapatkan informasi. Acaranya dikemas bersama-sama dengan kegiatan Pengajian Ahad Pagi. Seperti biasa, dijadwalkan jam 06:00 pagi dan selesai pada jam 08:00 pagi.

20140511_062154

menjelang pengajian ahad pagi dimulai

Sebelum pengumuman-pengumuman diberikan, acara diawali dengan pengajian terlebih dahulu. Kali ini diisi oleh Bapak Drs. H. Waharjani, M.Ag. Materinya adalah “Upaya Meraih Keluarga yang Tenang dan Tentram”. Tidak panjang lebar materi yang beliau berikan, dan ada beberapa poin yang saya catat, antara lain sebagai berikut:

Bahwa upaya untuk meraih keluarga yang tenang dan tentram itu ada 4 hal penting:
1. Selalu mendasarkan pada Al Qur’an dan Hadits Nabi.
2. Sehat jasmani.
3. Cukup rizqi.
4. Keluarga tentram dan rukun.

Sehat jasmani bisa dipenuhi dengan upaya-upaya sebagai berikut:
1. Makan makanan yang halalan thayyiban. Supaya yang kita makan tidak menimbulkan penyakit.
2. Cukup olahraga. Tidak harus olahraga yang berat, bisa cukup dengan jalan kaki.
3. Bangun tidur jinjit 8 kali. Dimaksudkan supaya tenaga kita terkumpul dengan sempurna terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas-aktivitas selanjutnya.

Supaya memiliki rizqi yang cukup, ada kiat-kiat yang harus diketahui dan dilakukan. Nah, kiat-kiat untuk meraih rizqi yang melimpah itu antara lain:
1. Membiasakan beristighfar kepada Allah.
2. Gemar bershadaqah dengan ikhlas.
3. Memperbanyak silaturahim.
4. Bertaqwa kepada Allah.
5. Bertawakal kepada Allah.
6. Istiqamah shalat Dhuha.
7. Menyengaja memohon rizqi kepada Allah.
8. Bekerja diniati ibadah kepada Allah.
9. Membiasakan shalat lail/tahajud.

Keluarga yang tentram dan rukun karena mempunyai kebiasaan untuk mewujudkan pribadi muslim yang sebenar-benarnya, yang disebut dengan “The Seven Golden Habits”. Apa sajakah 7 kebiasaan tersebut?
1. Membiasakan shalat wajib di awal waktu di masjid/musholla, dilakukan secara berjama’ah.
2. Membiasakan puasa sunnah.
3. Membiasakan membaca Al-Qur’an pada waktu tertentu dan berusaha mengkhatamkan minimal sekali dalam sebulan.
4. Membiasakan berdoa dan berdzikir.
5. Membiasakan beradab dan berakhlaq Islami dalam setiap kegiatan.
6. Membiasakan berkata baik dan berpikir positif.
7. Membiasakan berinfaq dan bershadaqah.

Dari beberapa upaya yang dianjurkan diatas rasanya tidak ada yang sulit ya untuk dilakukan. Baiklah… semoga sharing ini bermanfaat 🙂

About Wiwin Pratiwanggini

Independent Oriflame Consultant | A Working Mom | A Blogger | Owner PakBossCatering | Training Consultant
just blogging

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *