The Lost World Castle

Sejak gunung Merapi meletus dan meluluhlantakkan tempat wisata Kaliadem dan sekitarnya dan kini menjadi Lava Tour, saya belum pernah berkunjung kesana, padahal tanah kelahiran saya tidak terlalu jauh dari tempat itu. Penginnnnn, tapi ga ada yang nganterin hehehe..

Nahhh… ga sengaja nih dua minggu yang lalu, tepatnya hari Minggu tanggal 26 Maret 2017, setelah mengantar katering makan siang seorang pelanggan, suami mengajak saya jalan-jalan berdua saja. Kami boncengan naik motor menyusuri jalan menuju arah Kaliadem. Padahal tadinya tidak ada rencana kesana. Dalam kondisi sebenarnya ngantuk, saya sih mau-mau saja. Akhirnya sampai juga kami di wilayah Kaliadem, desa Kepuharjo, kecamatan Cangkringan, kabupaten Sleman.

Karena belum tahu medannya sekarang seperti apa, kami hanya mengikuti kendaraan-kendaraan yang menuju kesana. Meski jalan berbatu-batu, kami coba ikuti saja. Ternyata kami sampai di sebuah tempat wisaya yang namanya The Lost World Castle. Tadinya saya sudah berkali-kali membaca petunjuk ke arah tempat ini, tetapi saya tidak “ngeh” tempat apa itu, yang terbayang justru The Lost World-nya Jurassic Park 😀

Sampai di The Lost World Castle, kami coba untuk melihat-lihat ke dalam. Ternyata ada diskon tiket. Dari harga Rp 60.000, didiskon 75%, sehingga satu orang cukup membayar Rp 15.000 saja. Tapi, kami bilang bahwa kami adalah penduduk Pentingsari Umbulharjo Cangkringan, alhasil kami dapat diskon tambahan hehe.. yaitu cuma bayar 1 tiket alias berdua cuma bayar Rp 15.000. Alhamdulillah 🙂

Sampai ke dalam, ada pelataran cukup luas dimana di sekitarnya ada tempat duduk dari besi dengan latar belakang hutan yang hijau. Ketika kami datang, sebagian pelataran sedang digunakan untuk latihan taekwondo. Di sebelah kanan ada istana berlantai 2. Di lantai bawah ada cafe, jika naik ke atas kita bisa melihat pemandangan sekitar secara lebih luas. Sayangnya saya tidak tertarik untuk naik ke atas.

Di bawah sana ternyata masih ada bagian lain dari istana yang sedang dibangun. Saya hanya melihat dari samping cafe, sengaja enggak turun untuk melihat langsung.

Setelah puas melihat-lihat, kemudian kami keluar dan kembali pulang lewat jalur lain. Ketika naik ke Kaliadem kami lewat Kepuharjo yaitu dari Kantor Kepala Desa Umbulharjo ke arah timur, nah kembalinya kami memutar lewat jalur barat yaitu melewati bekas rumahnya Mbah Marijan lalu tembus ke jalan arah Bebeng tetapi kami turun ke arah Kelurahan Umbulharjo. Setelah itu kami ke kanan menuju jalan Kaliurang melewati Kali Kuning.

Alhamdulillah tidak hujan meskipun lumayan mendung sejak pagi hari :-). Nanti deh kapan-kapan kalo istananya sudah jadi dan sudah diresmikan, kami akan balik ke sana lagi.

About Wiwin Pratiwanggini

Independent Oriflame Consultant | A Working Mom | A Blogger | Owner PakBossCatering | Training Consultant
just blogging, wisata jogja ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*