Pagar Hidup Tanaman Buah Markisa

Tadinya halaman rumah yang kami tinggali los ke depan tanpa pagar. Memang sih halamannya cukup luas, mau buat parkir 10 mobil pun masuk hehehe.. Los ke depan langsung menuju jalan kampung yang lumayan ramai. Paling ga enak adalah ketika tiba musim panas karena banyak debu dimana-mana. Jika tertiup angin, otomatis debu-debu tersebut langsung masuk ke dalam rumah tanpa kendali, apalagi jika pintu dan jendela tidak ditutup.

Sampai pada suatu hari suami saya berencana menanam beragam macam tanaman di depan rumah. Tentunya dengan memanfaatkan pupuk kandang yang pernah kami miliki ketika masih punya banyak kelinci. Pupuk kandang dari kotoran kelinci. Juga suami saya memagari tanah sekian meter yang direncanakan untuk lahan bertanam. Yess.. beberapa macam tanaman sudah disiapkan dalam pot untuk dipelihara di lahan tersebut. Namun ternyata kalah oleh ayam-ayam kami hehehe.. Mereka memakan tanaman-tanaman tersebut 😀

Selanjutnya agar tetap hijau dan ada pagar hidupnya, suami saya menanam markisa di lahan tersebut. Bibitnya dia temukan di jalan ketika dalam perjalanan antar jemput saya kerja. Tumbuhan markisa itu menjalar ke seluruh pagar lahan tadi. Menjalar naik hingga ke atap rumah yang terkadang mengganggu sinyal parabola hehehe.. dan beberapa menjalar ke arah pagar tetangga.

Dengan adanya tumbuhan markisa di depan rumah, ini sangat bermanfaat menjaga suasana hijau di depan rumah. Selain itu, dia juga bisa berfungsi menyaring debu dari halaman rumah, sehingga tidak mudah lagi menyerbu masuk ke dalam rumah ketika tertiup angin.

Saya tidak tahu tepatnya ada berapa macam tumbuhan markisa yang ditanam oleh suami saya. Hanya saja, ketika sudah matang ada yang warnanya kuning dan ada yang warnanya ungu. Kata suami saya, markisa tersebut hanya enak kalo dibikin minuman. Pernah sekali saya nyicipin, iya sihhh enakkk.. segarrr…, tapi kecuttt (asam) menurut saya.

Oiya markisa ungu (passiflira edulis) ini konon rasanya paling lezat dan wangi aroma buahnya, sedangkan markisa kuning (passiflora flavicarpa) rasanya lebih kecut dibandingkan markisa ungu.

Selain tumbuhannya bisa berfungsi sebagai pagar hidup dan buahnya bisa menjadi minuman yang menyegarkan, ternyata buah markisa juga memiliki banyak manfaat, antara lain:

  1. Mengandung banyak antioksidan.
  2. Sumber serat untuk tubuh.
  3. Mengurangi serangan asma.
  4. Mencegah infeksi.
  5. Menurunkan berat badan.
  6. Membantu tidur lebih nyenyak.

Mengenai info lengkap manfaat markisa silakan googling aja yaaa.. karena saya juga cuma searching di google, belum pernah mengkonsumsi sendiri buah markisa untuk tujuan-tujuan tersebut.

Nahh… gimana? Pengin nanam juga? Tapi ga tahu dimana cari bibitnya? Boleh lhooo.. mampir ke rumah kami hehehe..

Related Post
Jurnal Syukur: 30 Hari Menulis untuk Pulih (1)

Menulis adalah salah satu cara untuk pulih. Self healing untuk bangkit, move up dan move on. Mulai hari ini akan Read more

Kiat #KerjaDariRumah Bagi Ibu Bekerja yang Memiliki Balita

Kehadiran wabah Covid-19 di tengah-tengah kita nyaris melumpuhkan semua aktivitas di berbagai sektor. Bersyukur bagi orang-orang yang bekerja menggunakan teknologi Read more

Bisnis Dua Kaki

Saya baru tahu istilah ini ketika tidak sengaja membeli majalah Sekar beberapa waktu yang lalu. By the way, masih ada Read more

Qwords Cloud Hosting Indonesia Menjawab Kebutuhan Website Bisnis

Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis tentang alasan pentingnya website untuk usaha online. Disana saya menuliskan 6 (enam) alasan. Read more