Cerita Tentang Kasur (Spring Bed)

Sekitar bulan Februari 2014 yang lalu, ketika pindah rumah, saya sempat beli 2 macam kasur (spring bed). Dua macam spring bed tersebut adalah Central Spring Bed single dan Elite Spring Bed sorong. Rencananya si Central Spring Bed tersebut akan saya pakai sendiri di kamar tidur utama, sedangkan yang Elite Spring Bed ditaruh di kamar anak (Satria). Okelah, selama beberapa waktu saya menggunakan si Central Spring Bed, dan sesekali saya tidur di kamar Satria di atas si Elite Spring Bed.

Seperti ini Central Spring Bed yang saya punya

Setelah saya merasakan tidur di kedua spring bed tersebut, saya bisa membandingkan apa yang saya rasakan. Ketika tidur di Central spring bed, saya merasa badan saya tidak nyaman. Bangun tidur, tidak merasakan ringan dan fresh. Seperti ada bagian-bagian tubuh yang sakit-sakit. Pokoknya asli enggak nyaman. Sedangkan ketika tidur di Elite spring bed, saya merasa nyaman banget. Mau tidur dalam posisi apapun enak. Ketika bangun tidur, rasanya ringan, bagian-bagian tubuh tidak ada yang sakit-sakit.

Bahkan selama hamil ini, jika tidur di spring bed atau kasur biasa atau di karpet saya merasakan nyeri terutama di punggung, tapi ketika tidur di Elite spring bed, saya bisa bergerak leluasa. Mau miring kiri atau kanan atau telentang, semuanya nyaman-nyaman saja. Bangun tidur juga ga merasakan hal-hal yang mengganggu, bisa langsung bangun dengan rasa ringan di badan.

Seperti ini Elite Spring Bed sorong yang saya punya

Suami saya juga merasakan demikian. Selama ini beliau punya keluhan sakit di leher hingga punggung yang kalo tidak salah mengakibatkan beliau susah tengok kiri kanan dan tulang punggung menjadi cenderung bungkuk. Namun sejak terbiasa tidur di Elite spring bed, biasanya pakai spring bed sorong yang bawah, beliau merasa lebih baik. Sepertinya suami saya bisa memanfaatkan spring bed tersebut untuk menterapi leher dan punggungnya.

Berdasarkan pengalaman-pengalaman kami tadi, saya jadi kepikiran bahwa harga spring bed bisa menentukan kualitas spring bedtersebut. Dan kualitas spring beditu sangat berpengaruh pada kenyamanan orang yang tidur diatasnya. Dulu saya beli Elite Spring Bed sorong tersebut dengan harga Rp 2,5 jutaan, sedangkan si Central Spring Bed single tersebut hanya Rp 1,5 jutaan. Mungkin kalo beli yang lebih mahal lagi semacam King Koil gitu bakalan sangat nyaman buat tidur kami ya..

Seringkali kepikiran mau jual si Central Spring Bed tersebut untuk ditukar dengan yang sama dengan si Elite Spring Bed, tapi koq ya sayang, sayang harganya jatuh. Toh tetap bisa digunakan juga ketika ada keluarga yang menginap di rumah kami. Tapi yang jelas, selama tidak ada orang lain menginap di rumah, si spring bed tersebut nganggur hehehe.. cuma jadi tempat naruh pakaian-pakaian yang habis diseterika namun belum sempat masuk ke lemari 🙂

Demikian cerita tentang kasur saya… 🙂

Facebook Comments

About Wiwin Pratiwanggini

A Mother of Two Boys | A Working Mom | A Books Lover | A Blogger | Independent Oriflame Consultant | Co-Owner “Pak Boss Catering” & “Kedai Pak Boss”

just blogging , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *