Imunisasi Polio & DPT-HB-Hib 1

Setelah imunisasi BCG sebulan yang lalu, tanggal 2 Desember 2017 kemarin adalah jadwalnya Dimas untuk imunisasi yang ketiga. Yaitu imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib 1.

Sebelum disuntik vaksin, Dimas diperiksa dulu kesehatannya. Karena ‘kan pada kondisi tertentu seorang bayi tidak boleh diimunisasi, misalnya sedang demam, sedang sakit, dan lain-lain. Alhamdulillah Dimas sehat wal afiat. Berat badan Dimas naik 1 kg dari bulan lalu. Sekarang berat badannya menjadi 5,435 kg. Pantesan udah berat dan pipinya makin gembil aja hehehe..

imunisasi polio & DPT-HB-Hib

Diam anteng ketika sedang diperiksa dokter Nini

Selama diperiksa Dimas anteng, diam menikmati setiap sentuhan dokter Nini. Nahhh.. begitu disuntik pada paha kirinya, baru dehhh menangis kenceng. Tapi cuma sebentar koq, setelah itu kembali diam. Bersyukur juga Dimas tidak mengalami efek samping yaitu demam. Gapapa obat penurun panas tetap ditebus, siapa tahu suatu hari nanti membutuhkan.

imunisasi polio & DPT-HB-Hib

Menangis ketika disuntik vaksin

Kemarin, saya cukup surprise ketika bayar di kasir. Saya tidak menyangka jika harus bayar mahal, yaitu hampir Rp 1,2 juta. Ternyata itu karena harga vaksinnya sendiri Rp 900 ribuan. Alamaakkk!! Ya sudahlah.. sudah terlanjur dan toh demi anak tercinta juga. Kudu ikhlas 🙂 . Hanya saja, ini menjadi catatan untuk saya, bahwa untuk imunisasi berikutnya saya harus cari alternatif. Belum tahu dimana, tunggu aja updatenya 2 bulan lagi yaa.. coz jadwal imunisasi berikutnya masih nanti tanggal 5 Februari 2018.

Trus apa manfaat dari imunisasi kali ini?

Imunisasi polio adalah upaya untuk membuat seseorang kebal terhadap virus polio dengan cara memasukkan vaksin polio ke dalam tubuh yang mengandung virus yang telah dilemahkan. Dengan demikian, virus yang lemah tidak dapat menginfeksi tubuh, namun itu sudah cukup untuk merangsang tubuh membentuk antibodi sebagai respon imun untuk melawannya. Tujuan imunisasi polio adalah untuk menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit polimielitis (mencegah penyakit polio dan lumpuh layu).

Imunisasi DPT-HB-Hib diberikan adalah untuk mencegah penyakit-penyakit berikut ini:
Difteri. Kuman yang menyebabkan penyakit difteri, menyerang saluran pernapasan, menimbulkan lapisan putih di tenggorokan dengan efek dapat menyumbat saluran nafas, dan toksinnya dapat mengganggu kerja jantung.
Pertusis. Kuman penyebab penyakit batuk rejan atau batuk 100 hari dengan ciri khas batuk beruntun.
Tetanus. Kuman penyebab penyakit tetanus, yaitu kekakuan seluruh tubuh termasuk otot pernapasan sehingga menyebabkan kematian akibat gagal nafas
Hepatitis B. Virus penyebab peradangan pada hati dimana keadaan kronis dapat menyebabkan kerusakan hati (sirosis hepatis) dan kanker hati (hepatoma).
Haemophilus influenza tipe B. Kuman penyebab radang paru-paru (pneumonia) dan radang otak (meningitis) terbanyak pada anak-anak.

Demikian ceritanya, semoga bermanfaat, sampai jumpa di jadwal imunisasi berikutnya 🙂

 

 

Facebook Comments

About Wiwin Pratiwanggini

A Mother of Two Boys | A Working Mom | A Books Lover | A Blogger | Independent Oriflame Consultant | Co-Owner “Pak Boss Catering” & “Kedai Pak Boss”

parenting ,

2 comments


  1. kenapa gak coba di bidan praktek aja? aau puskesmas? jauh lebih murah dengan vaksin yang sama karena sudah di subsidi oleh pemerintah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *