Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

Saat menulis ini, baru saja beberapa hari Yogyakarta diguyur hujan. Hujannya tidak terus menerus berkepanjangan tetapi hujan – berhenti – hujan – berhenti, begitu seterusnya. Kadang-kadang hujan ini datangnya keroyokan, yaitu tiba-tiba hujan deras, bukan gerimis dulu baru deras. Akibatnya jadi kelabakan mengangkat jemuran hehehe.. Oiya jemuran 3 hari baru bisa kering, itu pun karena jemuran dikeluarkan setiap kali hujan berhenti, padahal itu jemuran sudah setengah kering dari mesin cuci lho… Dengan demikian, artinya hujan kali ini mengakibatkan udara cukup dingin.

Jika musim datangnya secara teratur, normalnya musim hujan adalah selama bulan Oktober hingga April. Nahhh, di tengah-tengahnya, yaitu bulan Desember dan Januari biasanya memang sedang banyak-banyaknya curah hujan. Jadi, saya sudah tidak kaget lagi kalo dalam bulan-bulan tersebut curah hujannya cukup tinggi sehingga hampir tiap hari ada hujan.

Untuk saya yang sedang punya bayi usia 3,5 bulan, lumayan agak repot jika hujan setiap hari, karena clodi-clodi tidak bisa langsung kering… hikss… Jadinya siang hari diganti dengan popok kain biasa, sedangkan ketika malam hari diganti dengan pospak. Rata-rata nihh.. clodi-clodi juga baru bisa kering setelah 3 hari.

Musim hujan tidak bisa kita hindari. Hujan yang turun tidak bisa kita larang. Apalagi hujan adalah rejeki dari Allah SWT. Ketika panas kita mengharap ada hujan. Nah, ketika hujan beneran datang ya mari kita syukuri.

Salah satu cara mensyukuri adanya hujan adalah dengan menjaga kesehatan kita. Meskipun hujan setiap hari, udara dingin, air menggenang di mana-mana, tetaplah kita sehat dan produktif. Dingin bukan alasan untuk tidak mandi. Hujan bukan alasan untuk tidak keluar rumah menjemput rejeki. Hujan juga bukan alasan untuk tidak menuntut ilmu di sekolah atau bangku kuliah. Lihat saja di jalan, mereka para tukang becak dan driver ojek tetap menjemput rejeki dengan menggunakan jas hujan. Di pasar-pasar, meskipun hujan deras, para ibu bakul tetap saja menggelar lapaknya. Mereka semua tetap riang gembira dan tentunya produktif.

Menjaga kesehatan di musim hujan selain untuk mensyukuri rejeki dari Allah SWT, juga untuk menunjukkan bahwa kita bersahabat dengan hujan dan musim hujan. Berikut ini ada beberapa tips menjaga kesehatan di musim hujan yang bisa saya bagikan disini menurut pengalaman saya sendiri, yaitu antara lain:

1. Mandi dengan air dingin atau air hangat
Setiap hari dua kali sehari, tetaplah mandi. Selain untuk menjaga kesegaran tubuh, juga untuk menjaga kesehatan kulit. Jika tidak berani mandi air dingin, tidak apa-apa menggunakan air hangat. Saya kadang-kadang juga begitu, tapi saya lebih suka mandi dengan air dingin.
Jika terpaksa kehujanan, sampai di rumah segeralah mandi keramas ya…

2. Kenakan baju yang hangat
Mengantisipasi kedinginan atau masuk angin, sebaiknya kenakan baju yang hangat. Bukan berarti harus pake jaket lho ya.. Maksudnya adalah baju yang terbuat dari kain yang agak tebal. Terutama untuk anak-anak nih..

3. Bangun tidur minum air hangat
Dalam kondisi udara yang dingin, beri kehangatan ke dalam tubuh Anda. Setiap bangun pagi usahakan minum air hangat. Bisa air putih hangat, lemon hangat, dan lain-lain sesuai selera. Saya pribadi setiap pagi selalu minum air putih hangat ditambah perasan jeruk nipis, tanpa gula.

4. Jaga cairan tubuh
Meskipun udara dingin, bukan berarti cairan di tubuh kita lantas terjaga karena merasa tidak berkeringat hehe.. Cairan di tubuh kita terbuang lewat buang air kecil yang sering. Jadi, usahakan tetap minum yang banyak, minimal sesuai takaran 8 gelas sehari.

5. Istirahat yang cukup
Ini penting nih.. Dalam kondisi cuaca yang tidak menentu dan cenderung mudah menularkan penyakit, jaga kesehatan dengan istirahat yang cukup. Antara lain dengan tidur yang cukup, jangan banyak begadang. Kalau pun terpaksa kerja malam, usahakan tidak memaksakan badan, begitu terasa mengantuk atau lelah segeralah istirahat.

6. Makan makanan yang bergizi
Makanan yang sehat dan bergizi ini juga penting. Dia akan menjaga kita dari dalam. Zat-zat makanan akan menjadi benteng dari penyakit-penyakit yang akan masuk. Jika terpaksa butuh minum vitamin atau suplemen, ya silakan saja.. disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atau menurut petunjuk dokter.

7. Jauhi sumber penyakit
Air yang menggenang dimana-mana, bisa menjadi sumber penyakit lho.. Jika ada di sekitar kita dan itu bukan genangan banjir, sebaiknya segera dikeringkan. Singkirkan semua barang-barang yang memungkinkan bisa menampung air hujan, misalnya pot yang tidak terpakai, dan lain-lain.

8. Naik taksi online daripada ojek online
Kalo ini sih tips dari saya sendiri, pengalaman saya sendiri. Jika tidak hujan, saya pergi dan pulang kantor menggunakan jasa ojek online. Namun, jika hujan deras, saya memilih naik taksi online. Meskipun ojek online menyediakan jas hujan, tapi saya tidak mau ambil resiko tinggi. Mending naik taksi online Rp 15.000 tapi aman dan nyaman sampai di tujuan. Biaya dokter 10 kali lipat daripada bayar taksi ‘kan?

Nah… itu tadi beberapa tips yang bisa saya bagikan saat ini. Semoga bermanfaat 🙂

 

About Wiwin Pratiwanggini

A Mother of Two Boys | A Working Mom | A Books Lover | A Blogger | Independent Oriflame Consultant | Co-Owner "Pak Boss Catering" & "Kedai Pak Boss"
tips sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *