Sambil Berdiang Nasi Masak

sambil berdiang nasi masak“Sambil berdiang nasi masak, sambil berdendang biduk hilir”. Pernah dengar peribahasa itu? Apa artinya? Artinya adalah orang bijaksana dapat mengerjakan dua, tiga atau lebih pekerjaan sekaligus dalam satu waktu.

Dalam kehidupan sehari-hari, buat saya itu bukan sekedar peribahasa, tapi kenyataan yang saya alami. Berdiang maksudnya adalah memanaskan badan di dekat api.

Kebetulan pertama, saya dibesarkan di daerah pegunungan. Yang setiap malam hingga pagi udaranya super dingin, apalagi jika musim hujan.

Kebetulan kedua, ibu saya senang memasak menggunakan tungku. Tungku dari tanah liat, bahan bakarnya dari kayu.

Dulu waktu kecil kalo bangun tidur saya dan adik-adik berdiang dulu di depan tungku itu sampai waktunya mandi. Dulu bener-bener di atas tungku dipakai untuk menanak nasi. Jadi sambil kami berdiang, nasi pun masak.

Sekarang, kalo kebetulan pulang ke rumah ibu, selalu saya sempatkan bernostalgia berdiang di depan tungku. Bedanya, di atas tungku hanya untuk memasak air dalam jumlah besar karena untuk mandi cucu-cucunya yang butuh mandi air hangat di pagi hari.

Apakah temen-temen juga punya pengalaman seperti saya? Pengalaman sebagai bocah ndeso..:D

Repost from Instagram with editing

 

About Wiwin Pratiwanggini

A Mother of Two Boys | A Working Mom | A Books Lover | A Blogger | Independent Oriflame Consultant | Co-Owner "Pak Boss Catering" & "Kedai Pak Boss" | Email: wiwin_pratiw@yahoo.com | WA: 08156852076
berita keluarga, wisata jogja ,

1 comment


  1. Mbak, jadi ingat masa kecilku kalau liburan sekolah ngumpul di rumah Mbah.
    Di sana dapurnya masih pakai tungku dan daerahnya lebih dingin dari rumah ortuku.
    Aku sama sepupu-sepupu berdiang sambil bakar ubi, kalau sudah mateng kita sarapan itu. Duh…enaknya, dah anget badan perut pun kenyang. Hm, sayang sekarng dapur itu sudah enggak ada lagi..hiks!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *