Mari Bersih-bersih (Pasca Hujan Abu)

Setelah dinanti-nantikan selama 3 hari, alhamdulillah tadi malam hujan turun cukup deras. Cukup membasahi alam sekitar yang memutih namun terasa panas selama tiga hari. Meskipun menghadirkan lumpur, tapi tak mengapa karena ini hujan perdana yang dinanti-nantikan. Baru kali ini hujan disambut dengan suka cita. Saat menulis ini, hujan kedua mulai datang lagi, tepatnya hari Senin 17 Februari 2014 jam 14:40.

Hari ini juga mengingat masih banyak barang-barang di rumah yang butuh penanganan khusus, saya memutuskan untuk tidak pergi ke kantor. Kebetulan Satria juga tidak sekolah karena ada himbauan dari Gubernur DIY untuk belajar di rumah selama dua hari (Senin & Selasa).

Pagi-pagi saya kirim SMS ke boss saya: “Good morning Pak Rik, after raining last night I’d like to take one day off today for cleaning up my house and surrounding. If needed, you could contact me anytime. Thank you.” Walaupun beliau tidak menjawab SMS ini secara eksplisit, namun alhamdulillah beliau mengijinkan. Apa buktinya mengijinkan? Hehehe.. beberapa menit kemudian beliau telpon saya minta dicarikan tiket pesawat ke Jakarta, apakah lewat Solo atau Yogya atau Semarang, mana yang available untuk sore ini.

Saya mengambil keputusan untuk di rumah saja, ternyata tepat. Saya bisa bersih-bersih rumah, mencuci gorden, sprei, bedcover, dan lain-lain. Alhamdulillah semua cucian kering hari ini juga. Disamping mengerjakan pekerjaan rumah tangga, toh saya masih bisa melaksanakan instruksi-instruksi dari boss. Sehingga semua bisa terlaksana dengan baik, urusan rumah tangga dan urusan kantor. Andai saya berangkat ke kantor, pasti ceritanya akan lain. Di kantor saya hanya akan menunggu instruksi sambil terus kepikiran rumah. Menyedihkan ya?

Selesai menulis postingan ini, ternyata hujannya tidak jadi turun, ehhh…malah panas lagi. Ya sudahlah, sabar saja, semoga nanti malam hujan jadi turun membasahi bumi ini lagi. Sehingga alam sekitar segera bisa bersih dengan tuntas.

Jadi, sukses hari ini adalah: Tetap di rumah saja tapi bisa menghandle pekerjaan rumah dan pekerjaan kantor, dengan beres. Boss & rekan kerja senang, diri sendiri puasss… 🙂

Related Post
Jurnal Syukur: 30 Hari Menulis untuk Pulih (4)

Ini adalah lanjutan dari Jurnal Syukur Menulis Untuk Pulih bagian 3. 16. Kelapangan waktu dan Samsung Galaxy M20 edisi 3 Read more

Jurnal Syukur: 30 Hari Menulis untuk Pulih (3)

Target 30 hari baru selesai sepertiganya hingga Jurnal Syukur Menulis Untuk Pulih bagian 2, mari lanjutkan 🙂 11. Pernah LDR-an Read more

Belajar Memasak dengan Resep Masakan Rinaresep.com

Belajar Memasak dengan Resep Masakan Rinaresep.com. Bagi saya yang tidak pandai memasak tetapi ingin memasak seperti ibu-ibu yang lain, solusinya Read more

Jurnal Syukur: 30 Hari Menulis untuk Pulih (2)

Ini adalah lanjutan dari Jurnal Syukur Menulis Untuk Pulih bagian 1. 7. I left my biz in the year of Read more