Berkat #AksiFlashBunda, Jadi Gak Takut Lebam

Punya dua anak laki-laki yang semuanya super duper aktif itu seringkali bikin deg-deg-an lho.. Untuk itu mata enggak boleh ‘meleng’ sedikit pun dari mereka. Barang-barang yang sekiranya membahayakan pun musti disingkirkan. Saya ingat banget anak pertama saya (Satria) dulu sering sekali kakinya luka dalam (lebam atau memar). Setiap kali saya tanya kenapa, jawabnya selalu tidak tahu. Ya iyalah.. karena saking aktifnya sampai enggak tahu tadi kakinya nyenggol apa 😀

Tapi itu dulu, karena sekarang anak pertama sudah besar, sudah berusia 16 tahun. Jadi sudah bisa mengurus dirinya sendiri. Setiap kali terluka atau mengalami lebam bin memar dan sejenisnya, dia sudah bisa mengatasinya sendiri.

Giliran sekarang perhatian kami tercurah kepada adiknya (Dimas) yang baru berusia 16 bulan (tepatnya besok 1 Februari 2019). Bocil (bocah cilik) ini sedang senang-senangnya berjalan dan berlari sambil bermain. Bahkan sudah bisa manjat-manjat lhoo.. Seringkali enggak peduli dengan kanan kiri atas bawahnya sehingga asal tabrak saja. Berapa kali kepala kejedot meja, alhamdulillah tidak pernah benjol, hanya nangis sebentar. Berapa kali terjatuh. Berapa kali nabrak kereta atau meja atau sepedanya sendiri. Belum lagi kalo bermain di luar rumah, berapa kali terantuk batu atau jatuh di teras. Belum lagi kakinya kena tralis jendela. Dan berbagai macam kecelakaan kecil lainnya… Lalu gimana #aksiflashbunda?

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Wiwin Pratiwanggini (@pratiwanggini) on

Kalau sudah begitu, yang dikhawatirkan adalah jika sampai terjadi luka. Baik itu luka terbuka maupun luka dalam/lebam/memar. Kalau luka terbuka sudah jelas kelihatan ya, biasanya diikuti dengan keluarnya darah. Pengobatannya juga sudah jelas. Nah, bagaimana jika luka dalam/lebam/memar? Luka itu yang suka bikin saya miris ketika terjadi pada anak pertama saya dulu, karena tidak nampak dari luar. Hanya kelihatan biru, gitu..

Luka dalam/lebam/memar adalah pecahnya pembuluh darah kapiler di bawah kulit akibat benturan dengan benda tumpul. Pada saat pembuluh darah pecah, maka darah akan menyebar ke jaringan sekitarnya yang mengakibatkan timbulnya rasa nyeri dan perubahan warna kulit.

Cepat lambatnya penyembuhan luka memar tergantung dari seberapa parah benturan yang terjadi dan di mana letak luka berada. Berikut adalah tahapan perubahan warna luka memar, yang bisa menandakan proses penyembuhannya:
Merah. Sesaat setelah terbentur, kulit akan terlihat memerah. Anda pun akan menyadari bagian tubuh yang terbentur menjadi sedikit bengkak dan terasa nyeri ketika disentuh.
Kebiruan hingga ungu gelapBiasanya, satu atau dua hari setelah benturan, warna memar akan menjadi kebiruan atau ungu gelap. Perubahan warna ini disebabkan karena minimnya asupan oksigen dan juga pembengkakan di area sekitar memar. Akibatnya, hemoglobin yang berwarna merah akan berubah menjadi biru.
Hijau pucatMemasuki hari keenam, warna memar akan berubah menjadi kehijauan. Hal ini menandakan bahwa hemoglobin yang terdapat dalam darah mulai terurai dan proses penyembuhan sedang berlangsung.
Kuning kecoklatanSetelah seminggu, luka memar akan berubah warna menjadi lebih
terang, yaitu kuning pucat atau cokelat muda. Tahap ini merupakan tahap akhir dari proses penyembuhan memar. Memar tidak akan berubah warna lagi, melainkan menghilang secara perlahan dan kembali ke warna asli kulit.

Meski memang luka dalam yang berupa lebam/memar dapat hilang dengan sendirinya di dalam waktu tertentu (seminggu), tetapi kita sebaiknya jangan menyepelekan memar tersebut. Salah satu obat yang dapat mengobati luka dalam (memar atau lebam) adalah Thromboflash.

Thromboflash untuk luka dalam/memar/lebam bahan aktifnya adalah HEPARIN SODIUM 200 IU sudah bersertifikasi HALAL sehingga aman dan nyaman.

Foto koleksi pribadi

Bahan aktif pada Thromboflash adalah HEPARIN SODIUM 200 IU. Heparin Sodium juga disebut Heparin Natrium, karena sodium sama dengan natrium. Sodium atau natrium (Na) sangat diperlukan oleh tubuh kita untuk mengatur tekanan darah, transmisi rangsangan dalam sistem saraf, dan mengatur cairan tubuh baik di dalam maupun di luar sel.

Heparin Sodium bekerja dengan cara melarutkan gumpalan darah yang berada di bawah permukaan kulit akibat memar, membantu mengurangi peradangan, serta melancarkan peredaran darah untuk mempercepat penyembuhan.

Heparin Sodium adalah senyawa komplek yang dihasilkan oleh hati. Senyawa ini sering dipakai untuk mencegah reaksi pembekuan darah (anti-coagulant) pada dinding pembuluh darah, seperti pada kasus penanganan endapan (kolesterol, platelet gula, dll). Sebagai bahan tambahan obat, senyawa ini sering dipakai untuk terapi penderita penyakit jantung, stroke, dll.

Foto koleksi pribadi

Perlu diketahui bahwa Heparin Sodium berasal dari 2 sumber (diekstrak dari mucosa hewan), yaitu:
1. Porcine, berasal dari mucosa babi. Menurut informasi yang saya dapatkan dari halalmui.org, Porcine adalah istilah yang digunakan untuk sesuatu yang berkaitan atau berasal dari babi. Porcine sering digunakan di dalam bidang pengobatan/medis untuk menyatakan sumber yang berasal dari babi.
2. Bovine, berasal dari mucosa sapi. Menurut nutrafoodingerdients.com, Bovine adalah produk protein yang diproduksi oleh hidrolisis parsial kolagen, bahan protein, diekstraksi dari jaringan hewan seperti kulit dan tulang.

Tentu tidak masalah bila Heparin Sodium yang dipakai berasal dari bahan halal. Sayangnya di luar sana masih banyak yang menggunakan Heparin Sodium dari bahan yang tidak halal.

Dalam QS. Al Baqarah : 173, disebutkan bahwa dalam keadaan darurat, obat yang menggunakan bahan dari babi diijinkan. Akan tetapi, jika ditemukan bahan lain yang lebih halal, maka pasien harus diberikan bahan yang halal.

Alhamdulillah sekarang sudah ada Heparin Sodium yang terbuat dari bahan halal yaitu dari Bovine (mucosa sapi). Nah, Heparin Sodium yang berasal dari Bovine inilah yang dijadikan sebagai bahan aktif dalam Thromboflash.

Thromboflash termasuk dalam kategori anti thrombosis atau anti coagulant, dengan komposisi Heparin Sodium 200 IU. Tersedia dalam kemasan 2 ukuran yaitu 10 gram dan 20 gram. Kemasan 10 gram harganya Rp 28.000 belum termasuk PPn. Kemasan 20 gram harganya Rp 40.000 juga belum termasuk PPn.

Cara memakai Thromboflash:
1. Oleskan pada luka dalam (lebam/memar) 2-3 kali sehari sampai sembuh.
2. Jangan sekali-kali digunakan pada selaput lendir dan luka terbuka.

Setelah digunakan, jangan lupa untuk disimpan pada suhu di bawah 30 derajat C. Dan jangan digunakan setelah kemasan dibuka lebih dari 24 bulan.

Sebenarnya di pasaran ada banyak obat untuk luka dalam (lebam/memar) dengan keunggulannya masing-masing. Nah…, keunggulan atau kelebihan dari Thromboflash  sendiri adalah:
1. Bahan aktifnya yaitu Heparin Sodium, bukan berasal dari mucosa babi seperti pada umumnya, tetapi berasal dari Bovine (mucosa sapi).
2. Sudah memiliki sertifikasi HALAL dan sudah disetujui oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga aman dan nyaman.
3. Praktis dan tidak lengket.

Tiga keunggulan atau kelebihan yang dimiliki oleh Thromboflash ini tentunya karena berpihak pada konsumen, dalam arti bahwa keunggulan atau kelebihan tersebut dimaksudkan untuk melindungi konsumen.

Gimana cara mendapatkan Thromboflash?

Tenang…., gak perlu jauh-jauh karena Thromboflash ini tersedia di apotik-apotik dan toko obat terdekat Anda. Saya sendiri beli Thromboflash ini di apotik K24 langganan saya. Demi anak tercinta yang sedang super duper aktif, maka Thromboflash wajib ada di kotak P3K di rumah saya. Karena saya tidak akan pernah tahu jika sewaktu-waktu anak saya terjatuh atau terbentur sesuatu sehingga meninggalkan luka dalam/lebam/memar. Dengan menyimpan Thromboflash di kotak P3K saya jadi tidak perlu panik serta tidak perlu googling lagi untuk mencari tahu apa obat luka dalam/lebam/memar. Thromboflash menjadi salah satu sahabat keluarga saya 🙂 . Anak-anak menjadi lebih bebas bermain, karena ibunya enggak perlu khawatir berlebihan, dan tentunya gak takut lebam lagi.

Bagaimana dengan Anda, ibu-ibu? Moms?

 

359 Views

Author: Wiwin Pratiwanggini

Ibu dari 2 anak laki-laki (Satria & Dimas). Tinggal di Yogyakarta. Suka jalan-jalan. Suka membaca. Suka menulis. Ngeblog untuk berbagi cerita, berbagi pengalaman, serta berbagi informasi. Bisa dikontak di wiwin_pratiw@yahoo.com (email) atau 08156852076 (WA), insyaallah fast response.

25 thoughts on “Berkat #AksiFlashBunda, Jadi Gak Takut Lebam

  1. Tromboflash ini memang sebaiknya harus ada dalam kotak P3K kita di rumah ya Bun. Apalagi kalau punya anak kecil yang lagi aktifnya, aduh
    aduhhh suka bikin deg-degan

  2. Waah kita samaan mba, anak dua lakik semua hahahaha… rumah jadi ruameee. Risiko benjut emang biasa buat aank cowok mah ya, yang penting kita sigap dan sedia obat anti memar. Senengnya ada thromboflash

  3. samaa ih punya anak cowo bikin spot jantung tiap hari hihi. cuman aku belum sedia thromboflash sih di rumah biasanya kasih minyak tawon aja haha. tapi baca manfaat sama khasiatnya lengkap kayanya musti sedia deh di rumah

  4. Dlu waktu kecil saya anaknya agak petakilan. Pernah lari ampe jatuh. Bekas lukanya hitam masih ada ampe sekarang. Klo saja saya kenal thrombloflash waktu itu mungkin tidak meninggalkan bekas luka di dengkul yg menghitam demikian rupa

  5. Wah selama ini enggak pernah merhatiin bahan mucosa obat kyk gini dr sapi atau babi. Harus bener2 cek lg ya mbak.
    Punya anak2 aktif emang kudu sellau sedia obat kyk Thromboflash ini ya?

  6. Sama kita mbak..
    Punya dua anak cowok memang warbiyasaaah..ya, tiba-tiba aja lebam..entah ngqpai aja dia tadi hiks
    Aku juga sedia Thromboflash di rumah, dan tenang dah .
    Enggak perlu bingung lagi dengan perlebaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *