Dari Beauty Entrepreneur Menuju CreativePreneur di Era Digital

Awal Mula Menjadi Entrepreneur

Titik balik kehidupan saya sebagai seorang entrepreneur adalah di triwulan kedua tahun 2007. Awalnya saya iri lihat teman-teman di milis yang pada jualan macam-macam, mereka menjualnya secara online. Ketika itu saya tidak punya ilmu jualan, produk untuk dijual pun saya tak punya. Benar-benar saya hanya bisa menjadi penonton saat itu. Padahal jaman itu belum secanggih sekarang social medianya. Dulu itu yang ramai justru milis (mailing list menggunakan yahoogroups).

Kemudian rasa iri saya tersebut terjawab. Terjawab oleh munculnya beberapa teman yang menawarkan bisnis online kepada saya. Bisnis online yang katanya bisa dikerjakan dari rumah saja. Cocok untuk ibu rumah tangga, mahasiswa, dan lain-lain. Butuh waktu sebulanan saya baru bersedia untuk menerima tawaran tersebut. Meskipun belum paham bisnis seperti apa nantinya, saya beranikan diri untuk memulainya.ย Akhirnya resmi saya memulai bisnis secara online pada 19 April 2007 tersebut melalui support system d’BC Network.

Sejak saat itu saya belajar bagaimana memasarkan produk secara online, bagaimana mencari reseller secara online, bagaimana membuat kalimat-kalimat yang menjual atau menarik pembeli, dan lain sebagainya. Dari menjual secara online dari milis ke milis, dari email ke email, kemudian saya belajar cara menjual menggunakan web atau blog. Dari mana saya belajar? Lagi-lagi dari support system tersebut. Saya ikuti satu per satu, step by step, bener-bener dari saya tidak mengerti apa-apa. Saya hanya punya satu keyakinan bahwa kalau orang lain bisa berarti saya juga bisa, asalkan saya mau mempelajari dan mempraktekkannya.

Halaman depan lifestyle blog saya.

Sebelum mengenal bisnis online ini, sebenarnya saya sudah punya blog. Tetapi blog yang belum terarah, karena masih sekedar asal menulis, semacam diary (buku harian digital) hehehe… Setelah mengenal support system tadi baru deh saya punya ide membuat blog yang isinya jelas dan tujuannya terarah. Meskipun menggunakan blog gratisan, alhamdulillah bisnis bisa lancar. Hingga akhirnya blog tersebut mengantarkan saya menjadi seorang Beauty Entrepreneur. Keren ‘ya.. ๐Ÿ™‚

Di dalam support system yang saya pelajari tadi ada satu step yang menyarankan kami untuk membuat domain name. Dari situ muncul deh ide saya untuk membuat domain name yang tidak biasa, yang unik, yang tidak ada orang lain yang memiliki atau menyamai. Yaitu domain name dari nama saya sendiri. Nama belakang saya cukup unik, sehingga saya berani menggunakannya. Dulu sempat bingung mau pake dot com atau dot net atau dot-dot yang lain. Lalu saya memutuskan untuk membuat dot com dan dot net sekaligus, dengan nama yang sama. Jadilah pratiwanggini.net dan pratiwanggini.com. Bedanya apa? Yang dot net saya fokuskan untuk lifestyle blog, tempat saya menulis suka-suka, bebas lepas. Sedangkan yang dot com saya fokuskan untuk menjalankan bisnis online saya, yang kemudian (sekali lagi) mengantarkan saya menjadi seorang Beauty Entrepreneur.

Kekuatan Web/Blog

Dari pengalaman menjadi Beauty Entrepreneur, kemudian saya berani melangkah menjalankan bisnis online di bidang lain, yaitu kuliner. Yang ini sebenarnya bisnis suami saya, saya hanya membantu di bagian marketing online saja. Sama seperti sebelumnya , di bisnis kuliner ini saya juga menggunakan kekuatan blog. Tentu saja saya buatkan domain name sendiri, tidak numpang di domain name yang pernah saya miliki hehehe…

Kenapa saya menggunakan istilah “kekuatan web/blog” ? Bagi saya, keberadaan blog sungguh luar biasa. Blog tidak membatasi ruang dan waktu, bisa diakses dimanapun dan kapanpun tanpa pembaca harus mempunyai akun khusus atau blog juga. Berbeda dengan social media, yang terkadang bisa dikunci (private) sehingga orang lain tidak bisa melihat isinya. Padahal kalo pengin jualan laku, ‘kan harus berani buka tokonya, artinya harus siap tampil dimuka umum (public). Dengan adanya blog pula, bagi orang sibuk seperti saya, bisnis bisa berjalan terus, tanpa harus dipantengi setiap waktu. Menurut saya, blog sebagaimana website, enggak akan ada matinya, konten-konten di dalamnya pun lebih mudah ditemukan. Itulah kenapa setiap punya bisnis baru, saya selalu menyiapkan blognya (tentu saja lengkap dengan domain name dan web hostingnya).

Halaman depan salah satu blog bisnis saya.

Pertama kali ngeblog saya menggunakan platform blog gratisan yaitu blogspot.com (blogger.com), kemudian saya menggunakan multiply.com, dan terakhir saya menggunakan wordpress.com. Blogspot dan WordPress hingga hari ini masih eksis, sedangkan Multiply sudah tidak ada lagi (sudah almarhum). Nahhh… belajar dari konten-konten yang saya buat di Multiply itulah kemudian lahir blog bisnis yang mengantarkan saya menjadi Beauty Entrepreneur tadi.

Dari blog gratisan, saya membeli domain name sekaligus sewa web hosting. Iyesss… blog saya semua ber-TLD, sodara-sodara! TLD kependekan dari Top Level Domain. Sejak saat itu semua blog saya menggunakan platform WordPress. Blog yang pernah saya buat di blog gratisan (blogspot dan wordpress) cukup saya Export, kemudian di dalam blog ber-TLD saya tinggal klik Import. Taraaaa… pindah deh semuanya dari blog gratisan ke blog ber-TLD.

Tips Memilih Web Hosting

Awalnya sewa web hosting dulu saya masih meraba-raba, masih ngikut saja ketika direkomendasikan kemana. Setelah berjalan beberapa lama, baru deh saya mengenal banyak web hosting. Tapi saya memilih yang lokal saja, ga perlu jauh-jauh yang di luar negeri sana. Dari situ saya mulai mencari web hosting yang lebih fast response, dan sebagainya. Jadi jangan heran kalo saya sempat pindah web hosting dalam beberapa kali perpanjangan domain name dan web hosting ๐Ÿ™‚ .

Beberapa tips dari saya dalam memilih web hosting agar mendapatkan keamanan dan kenyamanan:

1. Layanan kepada customer. Dalam hal ini adalah fast response, bisa dikontak dengan media apapun (chat/email/telepon/dll.), stand by 24 jam, syukur-syukur punya kantor di kota domisili kita.

2. Kecepatan akses. Ini penting, karena bagaimanapun kita gak ingin gagal dapat pelanggan hanya karena si pelanggan batal masuk ke web kita karena susah dibuka.

3. Teknologi. Sekarang sudah marak hosting yang menggunakan cloud based technology. Website atau blog akan selalu available, cepat diakses dan juga aman terlindungi dari serangan malware dan hackers.

4. Keunggulan-keunggulan yang ditawarkan. Misalnya free domain, free migrasi, free SSL (untuk keamanan data), dan lain-lain.

5. Harga. Ini penting, karena kalo yang namanya berbayar pasti ga bisa lepas dari budget yang kita sediakan. Sebisa mungkin, harga reasonable dan bisa tercover oleh hasil dari bisnis online yang kita jalankan.

Qwords Hosting

Provider hosting yang bisa menangkap kebutuhan sebagaimana saya sebutkan dalam tips-tips diatas adalah Qwords. Ia adalah hosting Indonesia, servernya ada di Indonesia, gak numpang di luar negeri. Seminggu yang lalu, tepatnya Sabtu 2 Maret 2019 di The Bean Garden Coffee & Eatery Jogjaย  (Ring Road Utara, Sleman), Qwords sebagai penyedia Web Hosting dan Domain Name di Indonesia menyelenggarakan acara mini gathering bersama Blogger Yogyakarta dalam fun sharing & discussion dengan thema โ€œBe a Creativepreneur in Digital Eraโ€. Acara ini diselenggarakan sebagai dukungan Qwords kepada para pegiat Creativepreneur untuk mengembangkan bisnisnya di dunia digital dan juga untuk menjalin hubungan yang erat dan kekeluargaan antara Qwords dengan para komunitas, khususnya blogger.

Qwords adalah web hosting yang sudah cukup lama berkiprah di bidangnya. Ia berdiri pada tahun 2005 di kota Bandung. Jadi tahun ini berusia 14 tahun. Qwords juga sudah memiliki kantor perwakilan di 4 kota besar yaitu Bandung, Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya.

creativepreneur di era digital
Foto koleksi pribadi

Di awal tahun 2019, Qwords telah meluncurkan Unlimited Hosting, yaitu paket hosting yang dapat diandalkan dan tanpa batasan. Fitur Unlimited Hosting ini tidak lagi mengisolasi pengguna dengan batasan disk space. Domain name & sertifikat keamanan SSL juga tersedia GRATIS. Selain itu, paket Unlimited Hosting ini sudah dilengkapi dengan Web Accelerator yang membuat website lebih cepat untuk diakses.

Di sisi lain, Qwords juga baru saja meningkatkan fitur produk unggulannya yakni WordPress Hosting,ย yaitu paket hosting yang didesain khusus untuk engine WordPress. Paket terbaru ini, kini bisa dinikmati dengan disk space yang lebih besar, gratis domain name & SSL, serta dukungan ekstra CloudPop yang membuat website yang berbasis WordPress bekerja jauh lebih optimal.

Banyak teman blogger yang bertanya ke saya, antara lain:
– Susah atau tidak sih pake WordPress?
– Saya terbiasa pakai blogspot, apakah konten yang saya buat bisa dipindah ke WordPress?
– Apa sih kelebihannya WordPress dibanding yang lain?
– …. dan lain sebagainya.
Tenang, sodara-sodara, semua bisa dipelajari koq, tidak ada yang sulit ๐Ÿ™‚
Qwords pun pasti siap membantu Anda.

Foto koleksi pribadi

Sesuai dengan tagline โ€œReliable Fast Web Hosting with Reasonable Priceโ€, Qwords selalu memberikan layanan hosting yang dapat diandalkan, cepat diakses, serta harga yang terjangkau. Pada bulan Februari 2019, Qwords telah melakukan upgrade jaringannya (Network Upgrade) sehingga lebih dekat dengan internet. Akses website/aplikasi dari seluruh penjuru dunia semakin cepat. Selain itu, Qwords juga memberikan tawaran menarik melalui paket Bundling Hosting 1GB dan domain .COM dengan biaya mulai dari Rp 10.500/bln. Kombinasi yang praktis dan ekonomis untuk Anda yang ingin membangun website baru.

Di masa mendatang, Qwords akan selalu berupaya menjadi partner terbaik bagi pelanggan, komunitas, rekan blogger, pemerintahan, UKM, dan perusahaan. Qwords akan senantiasa memberikan layanan web hosting yang berkualitas serta dapat diandalkan demi mewujudkan masyarakat go online di era digital.

CreativePreneur di Era Digital

Setelah mengalami perjalanan bisnis online yang ternyata mengasyikkan dan menghasilkan, namun banyak tantangannya, membuat saya semakin mantap menjalankan bisnis apapun secara online. Ga masalah mensetup web atau blog berbeda-beda untuk masing-masing bisnis, ga masalah harus membuatkan domain name serta hosting sendiri, karena bagi saya itu adalah investasi, yang bisa dikatakan juga sebagai modal.

sumber gambar: pixabay.com

Meskipun sudah jadi emak beranak dua, bahkan memulai bisnis sudah di atas kepala 3, saya tidak ingin ketinggalan jaman dalam menjalankan usaha di era digital ini. Ga mau kalah dari para CreativePreneur muda donk… Semua bisa dipelajari koq, asal mau dan tidak malas untuk mempraktekkan. Emak-emak meski saban hari di rumah saja dan hanya pakai daster, jangan salah, banyak dari mereka yang sukses menjadi CreativePreneur di era digital ini. Andakah salah satunya, mak?

Salam kreatif,
Wiwin Pratiwanggini

Referensi: Press release Qwords

 

 

1127 Views

Author: Wiwin Pratiwanggini

Ibu dari 2 anak laki-laki (Satria & Dimas). Tinggal di Yogyakarta. Suka jalan-jalan. Suka membaca. Suka menulis. Ngeblog untuk berbagi cerita, berbagi pengalaman, serta berbagi informasi. Bisa dikontak di wiwin_pratiw@yahoo.com (email) atau 08156852076 (WA), insyaallah fast response.

51 thoughts on “Dari Beauty Entrepreneur Menuju CreativePreneur di Era Digital

  1. Bener mbak. Layanan kpd customer memang nomor 1. Saat mengalami masalah, kita bisa dg cpt dibantu. Apalagi saat saat server down. Panik bgt pastinya. Soale aku pernah mengalami ?

  2. bisa jadi rekomendasi niy Mba buat aku yang lagi cari informasi hosting. kedepannya kerjaan penulis bisa sangat menjanjikan ya, karena semua orang cari informasi semuanya lari ke internet. jadi bener-bener harus kreatif bikin tulisannya.

  3. Beauty entrepreneur, bener-bener cool ini mbak. Apalagi diperkuat dengan memiliki blog yang support system, hasilnya bisa lebih optimal.

    Btw, salut mbak, blognya banyak dan produktif semua

  4. Saat ini jamannya sudah beda ya. Apa apa serba digital. Jadi kalau kita tidak mengikuti bisa tertinggal. Blog memang lebih mudah diakses siapapun dan darimanapun. Bikin jualan semakin meluas jangkauannya. Sukses selalu dengan semua usahanya ๐Ÿ™‚

  5. Saya juga pernah belajar ilmu-ilmu bisnis dari DBC Network
    Tapi cuman setahun, setelah saya pindah ke SBN, sama aja sih.
    Tapi ilmunya emang keren2 banget
    Beruntung deh bisa belajar bisnis, apalagi bisa di implementasikan ke blog ๐Ÿ™‚

  6. Penting banget nih, semuanya setuju deh.
    Tipsnya untuk memilih hosting penting banget, kita butuh team yang cekatan saat perlu mengatasi permasalahan yang tak terduga di web kita ya mbam

  7. Saya pun pernah mba jualan online menggunakan website dan hasilnya lumayan sekali, dibanding hanya promo di sosmed. Tapu sayang jualannya tidak saya teruskan karena kesibukan lain ๐Ÿ˜€

  8. Menjadi entrepreneur jaman now ini mudah, malah sangat mudah menurut aku, apalagi sudah ditunjang oleh dunia digital yang sudah menjadi sebuah konsumsi sehari-hari kita. Sekali blast, semua akan bisa melihat sajian penawaran dari usaha kita. Membuat web usaha itu memang wajib sih hari gini menurut aku. Untuk memperkuat branding usaha kita dan menarik ya mba bisa beli hosting domain di Qword dengan beberapa kemudahan yang ditawarkan nya.

  9. Samaan aku pun pake Qwords untuk domain. Lebih ke simple aja sih dan mudah banget diakses, terus CS nya komukatif banget, jadi terbantu banget kalau lagi ada masalah settingan atau konfigurasi lainnya

  10. Beli domain juga asyik ya di qwords ini. Semuanya makin gampil deh, usaha apapun itu yang penting kita ada kemauan…

  11. Aku juga pake qword mba tahu dari suami yang juga pake qwords sedari lama jadi percaya aja pas mau bikin domain pilihannya jatuh ke qwords ๐Ÿ™‚

  12. Menarik nih mba buat dicoba, secara jamannya sekarang udah serba digital. Maka, menjadi digitalpreneur dengan muatan konten yang positif bakal bermanfaat banget disamping juga menguntungkan pastinya, hehe. Nice info mbaa

  13. Aku belum pernah bertransasksi disini tapi aku suka aja sama recommendasi temen2 blogger yang katanya pelayanannya enak banget. Boleh nih buat bikin blog baru nanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *