10 Tips Memilih Nama Domain

tips memilih nama domain

Dulu, waktu awal-awal ngeblog, saya menggunakan blog gratisan yang disediakan oleh Multiply, Blogspot dan WordPress. Mengingat alamat blog gratisan pun musti mudah diingat, maka saya belajar menggunakan username yang simpel. Masih ada satu blog gratisan saya yang masih eksis hingga hari ini yaitu maucantik.blogspot.com. Gimana? Simpel dan mudah diingat ‘kan? Sedangkan blog gratisan yang sudah almarhumah adalah maucantik.multiply.com. Yang ini bukan mati karena maunya saya, tetapi mati karena Multiply sudah tidak eksis lagi.

Setelah cukup ngeblog secara gratisan, saya mulai berpikir untuk membuat blog yang lebih profesional. Saya masih ingat bahwa di dalam tutorial bisnis online yang saya geluti hingga hari ini ada satu langkah yang diajarkan yaitu membuat nama domain. Jadi blog gratisan yang pernah saya bikin bisa dikoneksikan ke nama domain. Istilahnya adalah domain forwarding.

Contohnya sebagai berikut. Yaitu saya membuat nama domain baru yaitu maucantik.com. Nah, ketika nama domain ini diklik, ternyata yang terbuka atau yang muncul adalah blog maucantik.blogspot.com.

Sayangnya saya kurang suka menggunakan cara ini, sekalipun itu menggunakan Frame. Lalu saya belajar ngeblog berbayar. Yaitu membeli nama domain sekaligus sewa web hosting. Dengan demikian, ketika nama domain saya diklik, tidak lagi membuka blog gratisan, tetapi blog yang sudah menyatu dengan nama domain tersebut yang saya kelola lewat web hosting.

Di Indonesia ada banyak tempat untuk beli domain name. Kita bisa beli nama domain saja atau sekaligus dengan web hosting. Disesuaikan saja dengan kebutuhan serta anggaran, tentunya. Saya pribadi menganggap bahwa memiliki nama domain sendiri sekaligus sewa web hosting adalah sebagai investasi. Dulu, saya sudah kepikiran untuk monetize blog hehehe.. tetapi karena belum memaksimalkannya maka saya mulai dengan membranding diri saya sendiri dulu lewat nama domain.

Kalau pada akhirnya saya mempunyai blog dengan Top Level Domain (TLD) .net dan .com, itu juga karena saya sesuaikan dengan kebutuhan branding saya. Saya memilih .net untuk blog ini karena saya menggunakannya sebagai sarana sharing (berbagi), learning (belajar) dan networking (berjejaring). Sedangkan saya memilih .com untuk blog saya yang lain karena saya menggunakannya untuk urusan bisnis (komersial).

Tips Memilih Nama Domain

Nah, bagi Anda yang masih bingung atau sedang belajar memilih nama domain, berikut ini saya share tips memilih nama domain yang saya kumpulkan dari berbagai sumber.

1. Hindari penggunaan angka dan tanda baca

Nama domain, notabenenya berfungsi sebagai merek, biasanya terbentuk dari kata, bukan dari gabungan angka dan tanda baca. Jadi, ketika membuat nama domain, sebaiknya hindari menggabungkan huruf dengan angka dan tanda baca.

Misalnya, jika ingin membuat situs web pasta yang memiliki resep pasta dan menjual beberapa produk e-commerce terkait pasta di dalamnya:

  • Pasta-shop.com : akan sulit diucapkan dan diingat.
  • PastaAficionado.com : brandable, unik, tetapi butuh usaha untuk menyebutnya.
  • PastaLabs.com : bagus karena memiliki konotasi ilmiah untuk itu, brandable, unik, berkesan/mudah diingat, dan menonjol.

2. Mudah diketik dan diucapkan

Salah satu kesuksesan online adalah nama domain yang tidak sulit dalam pengetikan dan pengucapannya. Hindari menggunakan “iloveu.com” atau “4sekawan.com”, lebih baik gunakan “iloveyou.com” atau “empatsekawan.com”.

tips memilih nama domain

3. Buat yang pendek

Nama domain yang panjang dan kompleks akan beresiko membuat orang lain salah ketik atau salah eja. Akibatnya calon pengunjung justru masuk ke website orang lain atau tidak menemukan apa-apa. Jadi, buatlah nama domain yang pendek saja.

4. Mudah diingat

Ada jutaan nama domain yang terdaftar, jadi sangat penting untuk memiliki nama domain yang menarik dan mudah diingat.

5. Hindari pelanggaran merek dagang

Sebaiknya jangan membuat nama domain menggunakan merek dagang milik orang lain, sekalipun merek dagang mereka tidak memiliki website. Karena jika sampai ketahuan menggunakan merek dagang orang lain, Anda akan berurusan dengan hukum atas pelanggaran hak kekayaan intelektual.

Saya pun sebagai pelaku bisnis online atas sebuah produk, enggak boleh koq membuat nama domain dengan mencantumkan merek sebagai bagian dari nama domain saya. Dan itu diatur di dalam kode etik perusahaan.

6. Buat yang intuitif

Nama domain yang bagus akan membuat orang yang membacanya langsung bisa menebak tentang apa isi blog/website tersebut. Sesimpel membaca nama domain qwords.com. Membaca nama domain ini membuat saya langsung kepikiran tentang “keywords” atau “kata kunci”, berarti websitenya membahas tentang artikel, blog/website, dan kawan-kawannya. Hmmmm… sekalian ngetes nama domain nih, saya boleh tanya donk: Apa yang ada di dalam pikiran Anda ketika membaca nama domain pratiwanggini.net ?

7. Gunakan kata kunci

Kata kunci dalam nama domain akan sangat membantu dalam kemudahan pengucapan serta perspektif SEO. Karena itu gunakan kata kunci yang mendeskripsikan isi dari website Anda.

8. Lindungi dan bangun merek Anda

Untuk melindungi merek Anda, pertimbangkan untuk membeli berbagai ekstensi domain, serta versi yang salah eja atas nama domain Anda. Ini akan mencegah orang lain (kompetitor) mendaftarkan versi lain dan memastikan pelanggan Anda diarahkan ke situs web Anda, bahkan jika mereka salah ketik.

9. Gunakan ekstensi nama domain yang sesuai

Ekstensi adalah sufiks, seperti .com atau .net, di akhir alamat web. Mereka ini memiliki kegunaan khusus, jadi pastikan untuk memilih yang berfungsi untuk bisnis Anda. Ekstensi domain .com adalah yang paling populer, tetapi mungkin sulit untuk mendapatkan nama domain .com yang pendek dan mudah diingat karena sudah ada sejak lama dan biasanya sudah banyak yang memiliki.

Berikut ini beberapa ekstensi untuk Top Level Domain dan bagaimana ekstensi itu sering digunakan:

  • .co : singkatan untuk perusahaan, perdagangan, dan komunitas.
  • .info : situs informasi.
  • .net : teknis, situs infrastruktur Internet.
  • .org : organisasi nirlaba dan nirlaba.
  • .biz : penggunaan bisnis atau komersial, seperti situs e-commerce.
  • .me : blog, resume atau situs pribadi.

10. Segera amankan nama domain Anda!

Nama domain cepat sekali terjual. Tapi jangan khawatir, karena masih banyak dijual nama domain murah. Jadi, segera daftarkan nama domain favorit Anda. Jangan sampai nama domain yang Anda pikirkan keduluan dibeli orang lain lho yaaa… Jika Anda kesulitan menemukan nama domain yang tersedia (available domain name), penjual nama domain seperti QWORDS akan membantu Anda memberikan beberapa alternatif hingga Anda mendapatkan yang tepat.

Nahhh.. tidak sulit ‘kan ya untuk menentukan nama domain? Sepuluh tips memilih nama domain di atas semoga bermanfaat.

 

551 Views

Author: Wiwin Pratiwanggini

Ibu dari 2 anak laki-laki (Satria & Dimas). Tinggal di Yogyakarta. Suka jalan-jalan. Suka membaca. Suka menulis. Ngeblog untuk berbagi cerita, berbagi pengalaman, serta berbagi informasi. Bisa dikontak di wiwin_pratiw@yahoo.com (email) atau 08156852076 (WA), insyaallah fast response.

12 thoughts on “10 Tips Memilih Nama Domain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *