Tips Menulis Blog yang Gue Banget ala Wiwin

Bulan ini saya mengikuti tantangan menulis yang “gue banget”. Jadilah saya tergoda untuk bikin tulisan tentang tips menulis blog ala Wiwin. Iya, tulisan ala saya yang 99% mengisi blog ini. Koq gak 100%? Hehehe.. kebetulan ada beberapa titipan artikel di blog ini yang masuk lewat job Content Placement 🙂

Pada saat saya membaca brief tentang tantangan menulis yang “gue banget”, saya bingung yang dimaksud apa nih… Sehingga saya enggak langsung setor tulisan, tapi tarik ulur sampai beberapa hari. Tarik ulur dalam arti masih mikir-mikir, hehehe.. Dua hari yang lalu baru deh saya setor tulisan. Kebetulan temanya bebas dan saya punya banyak tulisan yang “gue banget”. Karena syaratnya adalah tulisan di bulan ini, maka saya ambil satu tulisan pengalaman saya bikin paspor.

Tulisan tersebut berisi pengalaman saya dari awal hingga akhir kenapa saya sampai bikin paspor. Ceritanya seru. Tampak enggak urut, karena memang agak kompleks. Ibarat sedang berjalan, terkadang harus belok dulu kemana gitu, trus balik lagi, baru kemudian jalan lurus lagi. Dan tentu saja saat menulisnya perasaan saya turut terlibat.

Tulisan yang Gue Banget

Menulis blog berdasarkan pengalaman itu bisa melibatkan emosi serta membuka lagi memori penulisnya. Bagi saya itu bisa menjadi semacam pelepasan beban. Bisa dikatakan juga sebagai terapi jiwa. Self healing juga boleh. Karena biasanya setelah tulisan tersebut ter-publish, saya akan merasa puas dan lega.

Kalo Anda suka membaca blog saya ini, Anda akan menyimpulkan bahwa sebagian besar tulisan saya adalah berdasarkan pengalaman pribadi. Bahkan untuk sponsored post pun, biasanya saya tulis berangkat dari pengalaman pribadi, baru kemudian saya hubungkan benang merahnya. Jika suatu pengalaman tersebut adalah sebuah masalah, biasanya saya tuliskan setelah masalah tersebut selesai. Yap, sama seperti menulis buku.

Jadi, tulisan yang gue banget itu seperti apa? Adalah tulisan yang idenya dari pengalaman saya pribadi. Itu saja 🙂

tips menulis blog yang gue banget

sumber gambar: pixabay.com

Tips Menulis Blog yang Gue Banget

Nah, berikut ini saya share tentang tips menulis blog ala saya, semoga bermanfaat 🙂

1. Jangan biarkan ide menguap

Sebenarnya menulis di blog itu ga sulit. Pengalaman saya nih, kalau ide sudah muncul, biasanya jari jemari kemudian lancar mengetikkan kalimat demi kalimat. Yang tadinya target 300 kata malah bisa-bisa “mblandhang” sampai 700-1000 kata :D. Biasanya yang menjadi kendala adalah ketika ide sudah muncul namun jari jemari belum sempat pegang keypad atau keyboard. Alhasil pada saat udah siap ngetik, ehhh ide-ide tadi sudah menguap. Solusinya, begitu dapat ide, sebaiknya segera dituliskan dalam bentuk draft. Saya biasanya menuliskan draft di channel private Telegram. Setelah buka laptop, tinggal paste di dashboard.

2. Ide dari pengalaman sehari-hari

Untuk mendapatkan ide pun, ga perlu jauh-jauh mencari inspirasi. Apa yang dialami dalam keseharian bisa menjadi ide sebuah tulisan. Hanya saja, saran saya sih sebaiknya bukan mengangkat masalah ke dalam blog ya…, karena akan menggantung. Akan lebih menarik jika menuliskan sesuatu masalah yang sudah selesai. Karena disitu kita pun akan menuangkan solusinya. Dengan demikian, isi tulisan tidak melulu cerita, tapi juga mengandung hikmah atau inspirasi bagi orang lain yang membacanya.

3. Cari tema yang dikuasai

Misalnya butuh tulisan yang harus di-publish lebih sering, namun kurang pengalaman sehari-hari yang layak ditulis, ada solusinya. Yaitu menulis sesuatu yang tema atau topiknya dikuasai. Dengan menguasai tema/topik, insyaallah akan lebih mudah dalam menggali ide. Jari jemari pun akan lebih lancar mengetik. Tips agar menguasai tema, banyak-banyaklah membaca. Suka tema parenting, baca buku-buku parenting. Suka teknologi informasi, baca buku-buku tentang itu. Dan lain sebagainya.

4. Mampu menarik benang merah antara ide/pengalaman dengan tema artikel

Pada saat ada penawaran menulis artikel, sebaiknya pastikan punya ide atau pengalaman yang akan mendukung tulisan tersebut. Menurut pengalaman saya nih, hal tersebut akan memudahkan dalam menulis. Jadi antara tema dengan ide/pengalaman itu harus nyambung, harus ada benang merahnya. Seorang penulis harus mampu menghubungkannya. Contohnya nih, saya mau menulis tentang oli motor terbaik, tapi saya enggak menguasai teknologi otomotif. Solusinya, saya punya motor yang harus dirawat secara rutin, salah satunya dengan rutin ganti oli. Nah, dapat ‘kan 🙂

5. Jadi diri sendiri

Kalau sedang blogwalking, saya sering menemukan yang bagus-bagus. Ya tulisannya, ya layoutnya, ya gambar-gambarnya, dan lain sebagainya. Apakah saya pengin meniru? Kadang-kadang iya. Biasanya dimulai dari ganti layout, kemudian ganti gaya penulisan. Namun ternyata di tengah jalan, jadi merasa enggak asyik. Balik lagi deh to basic. Jadi, lebih baik kenali diri sendiri dulu, lalu pastikan kita sudah nyaman dengan layout, gaya penulisan, dan lain-lain yang digunakan sekarang. Tiap blogger itu unik koq, punya gayanya masing-masing.

Okeee, itu tadi tips menulis blog yang gue banget ala saya. Enggak sulit ‘kan ya… Selamat mencoba 🙂

 

Related Post
Belajar Cara Asyik Menulis Konten Berkualitas

Bagi saya yang sudah ngeblog sejak 12 tahun yang lalu, menulis di dashboard menjadi keasyikan tersendiri. Begitu tulisan sudah publish, Read more

7 Plugin yang Wajib Ada di WordPress untuk Meningkatkan Performa Website

Berkali-kali saya pernah bercerita bahwa pertama kali saya belajar membuat blog adalah menggunakan platform Blogspot. Sampai hari ini pun saya Read more

10 Tips Memilih Nama Domain

Dulu, waktu awal-awal ngeblog, saya menggunakan blog gratisan yang disediakan oleh Multiply, Blogspot dan WordPress. Mengingat alamat blog gratisan pun Read more

Cara Mudah Menaikkan Traffic Website

Jika ada yang bertanya,"Apakah traffic website itu perlu dan penting?" Saya akan menjawab,"Bisa ya, bisa juga tidak." Koq bisa? Kembali Read more