Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kependidikan YIS di Sleman

vaksinasi covid-19 tenaga kependidikan

Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kependidikan YIS di Sleman – Berdasarkan publikasi yang saya baca di website covid19.go.id, salah satu sasaran prioritas program vaksinasi tahap kedua adalah pendidik dan tenaga kependidikan (PTK). Alhamdulillah program vaksinasi Covid-19 di YIS untuk Dosis 1 sudah terlaksana pada tanggal 18 Maret 2021. Kami para guru dan karyawan tidak perlu repot-repot datang ke Puskesmas, karena pihak Puskesmas bersedia datang melayani kami di lingkungan sekolah.

Saya bersama teman-teman guru dan karyawan mengikuti prosedur vaksinasi ini sejak 11 Februari 2021. Awalnya kami semua harus mengisi formulir online di https://s.id/slemandatavaksin1, yaitu Formulir Pendaftaran SDM Calon Penerima Vaksin Tahap 2 Kabupaten Sleman untuk ASN, BUMN, BUMD, Guru, Pejabat Daerah, Petugas Pariwisata, Tenaga Kependidikan Non Guru.

Lalu pada tanggal 23 Februari 2021 kami mengisi formulir online lagi di https://daftarvaksin.slemankab.go.id/. Jadi, semua guru dan karyawan yang sudah sempat mendaftar melalui G-Form sebelumnya (11 Februari 2021) tetap wajib mengisi kembali. NIK tetap harus diisi, jika saat diinput ada tulisan sudah terdaftar artinya NIK sudah pernah mendaftar melalui G-Form. Untuk faskes kami memilih yang terdekat dari sekolah yaitu Puskesmas Mlati 1.

vaksinasi covid-19 sleman

Satu hari menjelang hari H pelaksanaan vaksinasi Covid-19 saya menerima pesan WA dari sekolah yang isinya: “Pengumuman: Bagi yang sudah mendaftar vaksin, besok jam 12.30 harap ke lapangan basket YIS untuk divaksin petugas. Terimakasih.”

Kebetulan pada 17 Maret 2021 saya tidak masuk kerja, sebenarnya sehari sebelumnya juga sudah tidak masuk kerja, karena saya harus menuntaskan batuk saya terlebih dahulu. (Note: Selama saya masih batuk pilek, dilarang datang ke sekolah 🙂 ). Jadi, pas banget saya berencana masuk kerja pada 18 Maret 2021 dan ternyata berbarengan dengan jadwal vaksinasi.

Kalau boleh jujur, tadinya kalo pelaksanaan vaksin tetap di luar, saya tidak janji bisa datang. Divaksin syukur, enggak juga gapapa. Begitu 😀 Kenapa? Selain masalah transportasi dan mobiling, saya juga malas buang-buang waktu untuk mengantri. Nah, berhubung pada akhirnya pelaksanaan vaksinasi adalah di sekolah, ya dengan senang hati saya mengikuti anjuran pemerintah.

penyuntikan vaksin

Saat penyuntikan vaksin.

Jam 13:00 siang itu kami semua sudah bersiap-siap berkumpul di lapangan basket YIS. Para tenaga kesehatan juga sudah mempersiapkan diri. Ada beberapa meja yang disediakan, mulai dari meja registrasi hingga meja observasi. Adapun langkah-langkah yang kami lalui adalah sebagai berikut:

  1. Registrasi ulang dengan menyerahkan e-KTP.
  2. Cek suhu tubuh dan tekanan darah. Alhamdulillah suhu tubuh saya normal, demikian juga tekanan darah saya yaitu 120/70.
  3. Re-konfirmasi jika ada penyakit atau alergi atau masalah kesehatan lain. Sebenarnya saya baru saja sembuh dari batuk dan pilek, tapi karena sudah sembuh (99%) maka diijinkan untuk divaksin.
  4. Pengambilan sampel darah. Disini saya sempat mendapat warning dari petugas karena kadar gula darah saya diatas normal, yaitu di angka 177.
  5. Penyuntikan vaksin. Penyuntikan dilakukan pada lengan kiri bagian atas. Enggak pake lama dan tidak terasa sakit. Kabarnya, vaksin yang disuntikkan adalah vaksin Sinovac.
  6. Observasi pasca imunisasi selama 30 menit. Jadi, setelah disuntik kami enggak boleh kemana-mana. Kami masih dipantau barangkali terjadi KIPI dan lain-lain).
  7. Menerima Kartu Imunisasi Dosis 1.  Kartu ini tidak boleh hilang, karena ia adalah bukti bahwa kita sudah divaksinasi. Kartu tersebut juga harus dibawa saat penyuntikan vaksin tahap ke-2 yaitu tanggal 1 April 2021 nanti.
kartu imunisasi covid-19

Kartu Imunisasi Covid-19

O iya, pasti ada yang bertanya apa yang saya rasakan setelah divaksin? Dalam 30 menit setelah disuntik vaksin saya 2 kali merasakan cenut-cenut pada bekas suntikan. Besok paginya saat bangun tidur ada rasa ‘njarem’ di bekas suntikan. Namun berangsur-angsur menghilang dan setelah itu tidak muncul lagi dan aman terkendali hingga saat ini.

Dengan telah divaksinnya kami semua para guru dan tenaga kependidikan YIS di Sleman semoga tujuan pemerintah bisa tercapai. Sebagaimana disampaikan oleh pemerintah yang saya kutip dari website covid19.go.id bahwa kebijakan vaksinasi untuk PTK diambil sebagai langkah untuk mengurangi kehilangan kemampuan dan pengalaman belajar pada siswa atau learning lost akibat pandemi Covid-19, terutama bagi yang paling kesulitan menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ) seperti peserta didik PAUD, SD, dan SLB; serta untuk mendukung akselerasi penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

 

Related Posts:

3 thoughts on “Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kependidikan YIS di Sleman”

  1. Senengnya mbaaa udh vaksin. Aku msh hrs nunggu giliran yg utk masyarakat umum :D.

    Tapi kantor suami udh mulai mendata semua karyawan dan keluarganya Krn mau ikut yg vaksin mandiri. Tp blm pasti kapan dimulai . Aku sih yg mana aja, mau vaksin dr pemerintah, ato vaksin mandiri, yg ptg divaksin :D.

Leave a Reply to Wiwin Pratiwanggini Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *