Ngobrol tentang Multi-Role Women Bersama SHero Stories

Setelah pertama kali mewakili SEO Moms Community menjadi narasumber di event Bootcamp Online-nya QWords pada 30 April 2021, hari Minggu 1 Agustus 2021 menjadi hari bersejarah kedua bagi saya menjadi narasumber mewakili komunitas yang sama. Kali ini saya mewakili komunitas SEO Moms menjadi narasumber dalam acara SHero Talks dengan thema “Multi-Role Women”.

SHero Talks merupakan kegiatan dari SHero Stories yang bertujuan untuk mengedukasi dan memotivasi para perempuan terkait tema yang akan dibawakan. SHero Talks memanfaatkan fitur yang ada pada platform Instagram yaitu Live Instagram sebagai wadah sharing bagi para perempuan.

Apa itu SHero Stories?

SHero Stories merupakan platform untuk para wanita yang ingin berbagi pemikiran serta memberikan kesempatan mereka untuk mengutarakan pendapatnya. SHero adalah kependekan dari She + Hero. Platform ini ingin mendukung para wanita untuk berani bersuara. Juga ingin memberikan inspirasi untuk para wanita di luar sana, lewat konten-konten yang disajikan, agar berani menyampaikan apa yang menurut mereka benar.

Tiga hal yang menjadi tujuan SHero Stories adalah mengajak para wanita untuk:

  1. speak out loudly,
  2. open up courageously, dan
  3. make it up confidently.

Untuk mengeksplor kegiatan-kegiatan yang dilakukan serta konten-konten yang disajikan oleh SHero Stories, Anda bisa mengunjungi akun Instagramnya di @shero.stories .

multi-role women

Secara teknis, sebenarnya kegiatan ini tidak ada hubungannya dengan SEO Moms Community, karena komunitas kami adalah murni berkecimpung dalam bidang pembelajaran tentang search engine optimization untuk blog atau website. Meskipun demikian, sejalan dengan visi SEO Moms Community yaitu “meningkatkan kualitas blog para blogger perempuan Indonesia juga siap menjalin kerjasama dengan pihak lain dalam bentuk yang disepakati”, maka tawaran kerjasama ini kami terima.

SEO Moms memang didirikan oleh seorang pria, yaitu M. Sahlan atau lebih dikenal dengan nama Qbenk. Tetapi komunitas ini beranggotakan 100% perempuan, baik yang sudah menikah maupun yang masih lajang. Dari ratusan member yang ada tentu saja berasal dari latar belakang profesi yang beraneka ragam. Tidak sedikit yang full time mom, tetapi ada juga yang berprofesi sebagai full time working mom.

Nah, yang menarik dari penawaran kerjasama yang diajukan SHero Stories adalah permintaan menjadi narasumber untuk berbincang mengenai perempuan multi-peran yang memiliki latar belakang profesi sebagai pegawai kantoran. Cling! Ga salah kalo akhirnya founder SEO Moms Community mengutus saya untuk menjadi narasumber. Kebetulan memang di antara para korwil, yang nyambi sebagai pegawai kantoran hanya saya.

Multi-Role Women

Sebagai ibu rumah tangga sekaligus ibu bekerja, berbicara mengenai multi-role women atau perempuan dengan multiperan, bagi saya tentu saja sangat menarik. Bukan untuk mengeluhkan situasi dan kondisi yang saya alami, tetapi untuk berbagi inspirasi sehingga saya bisa menikmati dan menjalani multiperan ini.

Dalam kegiatan SHero Talks ini ada 5 (lima) poin penting yang kami bahas. Materi ini disiapkan oleh pihak SHero Stories dan disampaikan saat mengajukan penawaran kerjasama. Kelima poin penting tersebut adalah:

  1. Apakah mungkin seorang perempuan bisa menjadi seorang ibu sekaligus wanita karir?
  2. Bagaimana pendapat narasumber terkait stigma perempuan tidak boleh bekerja karena masih banyak yang menganggap bahwa endgoal dari  perempuan adalah menjadi ibu rumah tangga?
  3. Bagaimana pandangan suami dan anak terhadap ibu yang multiperan?
  4. Apa kesulitan dalam menghadapi multiperan dan bagaimana cara mengatasinya (strategi menyeimbangkan antara karir dan keluarga)?
  5. Apa strategi untuk tetap memikirkan diri sendiri walaupun menjadi multiperan?

Kurang lebih kelima poin ini dibahas selama 45-50 menit. Diawali dengan perkenalan oleh host (Kak Raissa dari SHero Stories) tentang event dan tema yang akan dibawakan. Dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh saya, dipandu oleh host. Sesi ini dilakukan dengan ngobrol santai. Jadi, sebagai speaker saya tidak perlu membuat materi presentasi. Cukup menguasai materi yang diajukan saja. Dan sesi yang ditunggu-tunggu adalah sesi tanya jawab antara saya sebagai speaker dengan audiens, dipandu oleh host.

Bagi saya ini adalah pengalaman pertama menjadi speaker secara Live Instagram. Jujur saja, di awal saya sempat mengalami kendala teknis. Yaitu saya tidak ngeh kalau sudah diinvite berkali-kali oleh host. Sampai-sampai saya dikontak secara japri lewat WhatsApp, “Sore Kak Wiwin, apakah mengalami kendala?” Olala… rupanya saya tidak memperhatikakn notifikasi yang masuk. Meskipun terlambat sekitar 3 menit, alhamdulillah akhirnya bincang-bincang bisa berjalan dengan lancar.

Obrolan selengkapnya tentang multi-role women tidak akan saya tuliskan di sini karena bakalan menjadi sangat panjang. Akan lebih afdhol dengan menyaksikan sendiri rekaman SHero Talks 10.0 di IGTV @shero.stories berikut ini:

SEO Moms Community dan SHero Stories

Jika ada pertanyaan, apa benang merah antara SEO Moms Community dengan kegiatan SHero Stories ini? Jawabnya ada pada pembahasan poin 5 yaitu mengenai strategi untuk tetap memikirkan diri sendiri walaupun menjadi perempuan multiperan.

Sebagai seorang blogger perempuan, keberadaan SEO Moms Community menjadi salah satu wadah dimana saya tetap bisa eksis. Saya bukan tipe perempuan yang hanya mau terkungkung oleh kegiatan rumah dan kantor, vice versa. Saya harus menciptakan keseimbangan hidup untuk diri saya sendiri demi menjaga kewarasan (baca: kesehatan mental).

Berkomunitas dan berjejaring di dunia yang saya sukai, khususnya dunia blog, membuat saya bisa menikmati hidup. Meskipun terkadang underpressure oleh pekerjaan kantor atau sesekali ada miskomunikasi dengan keluarga, saya masih punya tempat untuk bisa mengambil jeda sejenak dua jenak. Membaca artikel-artikel terbaru teman-teman blogger melalui blogwalking, atau menulis artikel sendiri, atau mengikuti kelas-kelas blogging, cukup merefresh otak dan pikiran saya.

Saya bersyukur kepada Tuhan karena selalu mendapat peran dalam membangun dan mengelola sebuah komunitas. Rasa syukur itu saya wujudkan dengan menjadikan komunitas dimana saya berada sebagai sarana untuk terus mengembangkan diri, memberikan manfaat kepada komunitas tersebut, juga memberi inspirasi dan motivasi kepada teman-teman anggota komunitas.

Kehadiran SHero Stories seperti menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk mengangkat komunitas SEO Moms Community menjadi makin dikenal secara luas. Dunia makin mengenal komunitas yang beranggotakan 100% perempuan blogger yang peduli akan SEO. Dunia makin mengenal bahwa komunitas ini beranggotakan para perempuan blogger dari berbagai latar belakang profesi. Dunia makin mengenal bahwa komunitas ini terbuka bekerjasama dengan pihak manapun dalam bentuk yang disepakati.

Terima kasih, SEO Moms Community. Terima kasih, SHero Stories. Semoga sharing saya tentang multi-role women bermanfaat. Jika ada kritik dan saran, boleh lhoooo disampaikan melalui kolom komentar di bawah ini. Feel free yaaa… 🙂

Related Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published.