Anak Juga Bisa ‘Demo’

Demo disini bukan berarti mempraktekkan bikin sesuatu lho ya.. tapi demo disini yang saya maksud adalah “protes”. Hehehe.. ternyata anak-anak pun bisa protes terhadap orang tuanya lho..

Ceritanya gini, hari Sabtu kemarin saya dan suami punya rencana untuk menjemput Satria di rumah neneknya. Neneknya kasih tahu ke kami bahwa Satria sudah mandi, sudah rapi, sudah makan; saat itu sedang menunggu kedatangan kami sambil menonton TV. Tapi akhirnya kami tidak jadi menjemputnya karena tiba-tiba suami terserang demam lagi. Jadi saya hanya bilang ke Satria bahwa “ibu dan ayah hari ini tidak jadi njemput.. karena ayah sakit.. insyaallah dijemput besok Minggu ya..??”.

Nah.. hari Minggu pagi saya ditelepon neneknya Satria,”Win, Satria gak mau makan dan gak mau mandi nih.. katanya nunggu ibu”. Wait !!! Hmm… bisa begitu ya ?? Tumben-tumbenan tu anak gak mau mandi padahal biasanya paling rajin. Ya sudah, akhirnya saya dan suami segera siap-siap untuk berangkat menjemputnya.

Sampai di rumah ibu, ternyata bener deh.. Satria belum makan dan belum mandi, malahan main di rumah Adit. Begitu datang, langsung saya suap makan dan alhamdulillah habis lumayan banyak dan makannya juga cepat. Hehe.. ketahuan bahwa sebenarnya dia sangat lapar. Setelah air mendidih, baru kemudian mandi pakai air hangat. Alhamdulillah… segar deh…

Malamnya saya ngobrol dengan suami dan Satria. Akhirnya saya mendapat kesimpulan bahwa Satria demo/protes dengan tidak mandi dan tidak makan jika tidak dengan ibunya, karena khawatir tidak jadi dijemput !!! Dia merasa bahwa hari Sabtu sudah rapi-rapi dan sudah kenyang tapi malah gak dijemput, ya sudah.. akhirnya hari Minggunya baru mau mandi dan makan kalo ibu dan ayah benar-benar sudah datang.

Hehehe.. ada-ada aja ya anak-anak.. 🙂

Related Post
Jurnal Syukur: 30 Hari Menulis untuk Pulih (1)

Menulis adalah salah satu cara untuk pulih. Self healing untuk bangkit, move up dan move on. Mulai hari ini akan Read more

Kiat #KerjaDariRumah Bagi Ibu Bekerja yang Memiliki Balita

Kehadiran wabah Covid-19 di tengah-tengah kita nyaris melumpuhkan semua aktivitas di berbagai sektor. Bersyukur bagi orang-orang yang bekerja menggunakan teknologi Read more

Bisnis Dua Kaki

Saya baru tahu istilah ini ketika tidak sengaja membeli majalah Sekar beberapa waktu yang lalu. By the way, masih ada Read more

Qwords Cloud Hosting Indonesia Menjawab Kebutuhan Website Bisnis

Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis tentang alasan pentingnya website untuk usaha online. Disana saya menuliskan 6 (enam) alasan. Read more

3 thoughts on “Anak Juga Bisa ‘Demo’”

  1. anak adalah anugerah yang harus dijaga. demo adalah suara hati mereka yang harus kita dengar. oh ya skalian saya bagi2 PR, dikerjain ya. bermanfaat banget buat ningkatin backlink. nih link PRnya: http://zhoglenk.blogspot.com/2009/01/my-first-award.html

    Wiwin replies:
    Iya benar, semoga saja saya selalu bisa mengajak anak ngobrol setiap saat, sehingga saya bisa mengerti suara hatinya. Ttg PRnya ok deh.. siap2 meluncur nih… 🙂

  2. Wuih, anaknya (Satria) kritis juga ya he..he.., kritis biasanya anaknya cerdas lho.

    Wiwin replies:
    Iya, insyaallah dia memang anak yang cerdas 🙂

Comments are closed.