Banyak perempuan seringkali bertanya-tanya, “saat haid sebenarnya ada pantangan minuman ataukah tidak?” Pertanyaan ini sangat wajar, apalagi karena menstruasi sering datang bersamaan dengan berbagai keluhan yang membuat aktivitas terasa kurang nyaman.
Saat haid, tubuh mengalami perubahan hormon yang cukup signifikan. Tak jarang muncul kondisi yang disebut dismenore, yaitu nyeri haid berupa kram perut, mual, pusing, mudah lelah, hingga emosi yang jadi lebih sensitif. Bahkan, sebagian orang juga mengalami sakit kepala dan gangguan tidur.
Nah, kabar baiknya, keluhan-keluhan tersebut bisa diminimalkan dengan memperhatikan asupan harian, termasuk minuman yang Anda konsumsi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jenis minuman tertentu justru bisa memperparah gejala haid, sementara minuman lainnya membantu tubuh lebih rileks dan nyaman. Apa saja minuman itu?
Apa Saja Minuman yang Perlu Dihindari Saat Haid?
Bagi banyak perempuan, menstruasi sering datang bersama berbagai gejala premenstrual syndrome (PMS) yang membuat tubuh terasa tidak nyaman. Oleh karenanya, ketahui beberapa minuman yang tidak boleh diminum saat haid ini.
1. Minuman Berkafein Tinggi (Kopi dan Teh Pekat)
Buat Anda pecinta kopi atau teh pekat, mungkin perlu sedikit mengurangi konsumsinya saat menstruasi. Kandungan kafein dapat memicu rasa gelisah, cemas, jantung berdebar, dan membuat tidur jadi kurang nyenyak. Saat tubuh sulit beristirahat, suasana hati pun cenderung makin tidak stabil.
Tak hanya itu, kafein juga dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, yang berpotensi memperparah kram perut saat haid. Efek asam dari kafein pun bisa memicu nyeri lambung, terutama bagi Anda yang punya riwayat maag. Perlu diingat, kafein tidak hanya ada di kopi, tapi juga teh, minuman cokelat, dan minuman energi.
2. Minuman Beralkohol
Alkohol sebaiknya dihindari selama menstruasi karena bersifat diuretik, yaitu membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Akibatnya, tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi. Saat tubuh kekurangan cairan, nyeri perut dan kram bisa terasa lebih intens.
Selain itu, alkohol juga dapat menurunkan kadar gula darah, yang berdampak pada perubahan mood, rasa gelisah, hingga sakit kepala. Bukannya merasa lebih rileks, tubuh justru bisa terasa makin tidak nyaman selama haid.
3. Minuman Bersoda dan Tinggi Gula
Minuman bersoda mengandung gula tinggi yang dapat memicu peradangan dalam tubuh. Peradangan ini bisa memperburuk nyeri haid dan membuat tubuh lebih cepat lelah. Ditambah lagi, soda seringkali mengandung kafein, tinggi kalori, tapi minim nutrisi.
Kombinasi gula dan kafein ini juga bisa menyebabkan perut kembung, yang tentu saja membuat rasa tidak nyaman selama menstruasi semakin terasa.
Beragam Minuman yang Dianjurkan Saat Haid
Untuk membantu tubuh lebih nyaman selama datang bulan, Anda bisa memilih minuman yang membantu melancarkan aliran darah, meredakan nyeri, dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Berikut daftarnya.
1. Air Putih
Air putih adalah minuman paling sederhana tapi sering diremehkan. Minum air putih yang cukup membantu mengurangi kram perut dan mencegah tubuh dari dehidrasi. Air juga membantu mengurangi rasa kembung yang sering muncul saat haid.
Minum air hangat bisa jadi pilihan yang lebih nyaman karena dapat meningkatkan aliran darah ke kulit dan membantu merilekskan otot rahim yang sedang berkontraksi.
2. Teh Herbal
Teh herbal seperti chamomile dikenal memiliki sifat antiradang dan antispasmodik yang membantu meredakan kejang otot. Mengonsumsi dua cangkir teh chamomile per hari dipercaya dapat mengurangi nyeri haid.
Selain itu, teh jahe juga sangat direkomendasikan. Jahe memiliki sifat anti inflamasi yang membantu meredakan nyeri, mual, dan kembung. Anda bisa menambahkan perasan lemon agar rasanya lebih segar sekaligus membantu pencernaan.
3. Smoothies Buah dan Sayur Kaya Vitamin C
Buah dan sayur yang kaya vitamin C seperti jeruk, lemon, stroberi, dan wortel sangat baik dikonsumsi saat haid. Vitamin C membantu mengurangi peradangan dan mendukung penyerapan zat besi, yang penting untuk mencegah lemas saat menstruasi.
4. Teh Kayu Manis
Kayu manis dikenal mampu membantu mengurangi nyeri haid, mual, dan perdarahan berlebih. Penelitian dalam jurnal Complementary Therapies in Clinical Practice menyebutkan bahwa kayu manis efektif dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi. Anda bisa menyeduh kayu manis sebagai teh hangat untuk diminum di sore atau malam hari.
5. Cokelat Hitam
Cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70% mengandung magnesium, zat besi, kalium, dan antioksidan yang membantu meredakan nyeri dan memperbaiki mood. Cokelat hitam ini juga bisa membantu mengatur aliran darah ketika menstruasi. Anda bisa membuat minuman cokelat hangat dari bubuk kakao murni serta hindari kemasan tinggi gula.
6. Kunyit Asam
Minuman tradisional kunyit asam sudah lama dikenal efektif membantu meredakan nyeri haid dan melancarkan siklus menstruasi. Kandungan kurkumin dalam kunyit bersifat antiinflamasi dan antioksidan, membantu merelaksasi otot rahim, mengurangi kram, mengurangi rasa lemas serta menjaga stamina selama haid. Jika ingin lebih praktis, Anda bisa mengonsumsi Sido Muncul Kunyit Asam Datang Bulan.
Sido Muncul Kunyit Asam Datang Bulan: Solusi Praktis Temani Masa Haid

Jika Anda ingin solusi yang lebih praktis tanpa perlu meracik sendiri, Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan bisa jadi pilihan. Minuman herbal ini diformulasikan dari kombinasi bahan alami seperti:
- Ekstrak Curcuma domesticae rhizoma (kunyit) berperan sebagai antiinflamasi alami untuk membantu meredakan nyeri sekaligus mendukung proses penyegaran tubuh.
- Tamarindi pulpa (asam jawa) kaya vitamin C dan antioksidan yang memberi rasa segar serta menjaga daya tahan tubuh.
- Kaempferiae rhizoma (kencur) dan Zingiberis rhizoma (jahe) memberikan efek hangat untuk meredakan pegal dan rasa tidak nyaman.
- Granati pericarpium (delima) sebagai sumber antioksidan
- Paullinia cupana (guarana) untuk membantu menjaga energi dan fokus selama haid.
Sementara untuk rasanya lembut di tenggorokan, tidak pahit, dan mudah dikonsumsi kapan saja. Minuman herbal ini dapat membantu meredakan nyeri, kram, dan rasa lelah selama menstruasi, sekaligus mendukung siklus haid yang lebih nyaman.
Untuk hasil optimal, Anda bisa mengkonsumsinya 1–2 botol per hari, mulai tiga hari sebelum haid hingga masa menstruasi berlangsung. Dengan Sido Muncul Kunyit Asam Datang Bulan, fase menstruasi tak perlu lagi jadi momen yang menyiksa.
Berprofesi sebagai ibu bekerja full-time, ibu rumah tangga, mahasiswa aktif di UT, dan freelance blogger. Baginya blog adalah ruang berbagi inspirasi dan media menulis untuk bahagia. Blog ini juga terbuka untuk penawaran kerjasama. Hubungi kami melalui email atau WhatsApp. Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini.
