Tim Kerja

Dalam segala segi kehidupan, yang nama punya “tim” itu penting. Bolehlah dibilang “tim kerja“.

Anda punya suami? Atau Anda punya istri? Masing-masing suami atau istri punya peran sendiri-sendiri di dalam sebuah komunitas yang namanya keluarga. Peran masing-masing itu ternyata bisa saling melengkapi. Bukan untuk berdiri sendiri-sendiri.

Bandingkan deh antara keluarga utuh (suami-istri masih lengkap) dengan yang single parent. Mana yang rasanya lebih berat dalam menjalani hidup ini? Dan mana yang ringan melangkah karena berat sama dipikul ringan sama dijinjing?

Nah… itu baru contoh “tim dalam sebuah keluarga”.

Demikian pula dalam aspek kehidupan yang lain. Apakah itu dalam dunia kerja, dunia bisnis, dan dunia-dunia lainnya. Pasti kita ga mampu untuk secara sempurna mengerjakan apapun sendirian. Pasti suatu saat kita butuh peran orang lain yang bisa menjadi bagian dari kesuksesan usaha kita. Orang itu adalah tim kita.

Maka dari itu, bersyukurlah kita sebagai manusia ditakdirkan sebagai makhluk sosial. Di satu sisi kita bisa berbagi dengan sesama, di sisi lain pastinya kita tidak terlalu berat sendirian menjalani kehidupan ini 🙂

Related Post
Jurnal Syukur: 30 Hari Menulis untuk Pulih (5)

Ini adalah lanjutan dari Jurnal Syukur Menulis Untuk Pulih bagian 4. 21. Bahagia edisi 9 Juni 2020 (1) Bersyukur pagi ini... Read more

Jurnal Syukur: 30 Hari Menulis untuk Pulih (4)

Ini adalah lanjutan dari Jurnal Syukur Menulis Untuk Pulih bagian 3. 16. Kelapangan waktu dan Samsung Galaxy M20 edisi 3 Read more

Jurnal Syukur: 30 Hari Menulis untuk Pulih (3)

Target 30 hari baru selesai sepertiganya hingga Jurnal Syukur Menulis Untuk Pulih bagian 2, mari lanjutkan 🙂 11. Pernah LDR-an Read more

Belajar Memasak dengan Resep Masakan Rinaresep.com

Belajar Memasak dengan Resep Masakan Rinaresep.com. Bagi saya yang tidak pandai memasak tetapi ingin memasak seperti ibu-ibu yang lain, solusinya Read more