Comment Spam

Salah satu hal yang paling menyebalkan di dalam dunia ngeblog saya adalah ketika banyak comment spam yang masuk 🙁 . Huhhh… gemes banget!! Awal-awal sih biasanya langsung lolos nongol di halaman blog di bagian komentar. Maksud hati ‘kan tidak pake moderasi supaya user friendly, hanya saya lindungi dengan plugin S1 Captcha serta beberapa plugin lain yang sekiranya membantu memfilter postingan komentar. Minimal user yang berupa robot tidak bisa masuk, gitu…

Namun ternyata selanjutnya si spammer makin pinter aja. Kalo dulu mereka pakai bahasa Inggris sehingga saya langsung tahu bahwa itu spammer, ehhhh.. sekarang mereka pakai bahasa Indonesia juga. Dan isi komentarnya lha koq ya menyesuaikan dengan isi dari postingan yang akan mereka masukin komentar. Tapi, karena sudah sering menemukan comment spam, saya insyaallah tidak tertipu hehehe.. saya ga akan tergoda dengan isi komentar mereka yang cenderung mendukung isi postingan.

Apa yang membuat saya yakin bahwa itu salah satu bentuk comment spam? Yaitu karena URL link dari web/blog serta alamat email mereka aneh. Jadi, mending saya delete saja dari barisan comments 🙂

comment-spam

Di blog yang ini seringnya yang muncul comment spam, sedangkan di blog saya yang satunya malah sering muncul juga trackback spam. Huh..!

 

Related Post
Belajar Cara Asyik Menulis Konten Berkualitas

Bagi saya yang sudah ngeblog sejak 12 tahun yang lalu, menulis di dashboard menjadi keasyikan tersendiri. Begitu tulisan sudah publish, Read more

7 Plugin yang Wajib Ada di WordPress untuk Meningkatkan Performa Website

Berkali-kali saya pernah bercerita bahwa pertama kali saya belajar membuat blog adalah menggunakan platform Blogspot. Sampai hari ini pun saya Read more

10 Tips Memilih Nama Domain

Dulu, waktu awal-awal ngeblog, saya menggunakan blog gratisan yang disediakan oleh Multiply, Blogspot dan WordPress. Mengingat alamat blog gratisan pun Read more

Cara Mudah Menaikkan Traffic Website

Jika ada yang bertanya,"Apakah traffic website itu perlu dan penting?" Saya akan menjawab,"Bisa ya, bisa juga tidak." Koq bisa? Kembali Read more