Bukan Beruntung, tapi karena Tekun
Saya tidak mengerti kenapa saya ditakdirkan bekerja dengan Boss saya ini. Dulu saya cuma punya cita-cita pengin bekerja di perusahaan yang computerized dan berbahasa asing (Inggris). Sudah tercapai. Tapi saya tidak pernah bercita-cita punya boss yang begini yang begitu.
Ternyata oh ternyata, boss saya orang Belanda. Kebetulan punya istri orang Jawa. Lambat laun sifatnya memang ada yang “njawani” tapi sifat aslinya juga tetap ada.
Bekerja dengan beliau, entah kenapa chemistry-nya dapat. Sampai-sampai sering terlintas di pikiran saya dan pernah saya obrolkan dengan suami juga bahwa sepertinya seumur hidup beliau, saya akan menjadi tangan kanannya. Bukan karena saya tidak ingin cari pengalaman baru di tempat lain, tapi karena saya tahu bahwa beliau sudah cocok bekerjasama dengan saya. Berapa kali saya ingin cari pengalaman di tempat lain, tetapi selalu tidak jadi. Mungkin, ini mungkin lho ya, akan sulit bagi beliau bekerja dengan pengganti saya yang tentunya musti ditraining sejak awal.
Selengkapnya »Bukan Beruntung, tapi karena Tekun
Berprofesi sebagai ibu bekerja full-time, ibu rumah tangga, mahasiswa aktif di UT, dan freelance blogger. Baginya blog adalah ruang berbagi inspirasi dan media menulis untuk bahagia. Blog ini juga terbuka untuk penawaran kerjasama. Hubungi kami melalui email atau WhatsApp. Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini.
