Belum Seteguh Batu Karang

Aku masih seperti butir-butir pasir di laut. Ketika terbawa ombak kemana pun arahnya, aku masih ikut. Ketika ombak membawaku ke mana dia, aku terlena mengikuti arahnya. Sehingga, tak jarang aku terjerembab ke dalam masalah.

Disaat aku belum seteguh batu karang, Dia tidak pernah membiarkan aku terlalu lama terhempas. Dia menunjukkan arah kemana dan apa yang sebaiknya aku lakukan. Dia tidak pernah menutup mata ketika aku membutuhkan bantuan-Nya.

Begitu banyak cobaan & godaan yang sudah aku lewati. Hidupku tidak pernah mulus. Selalu ada pelajaran baru di setiap aku meniti langkahku. Terkadang Dia biarkan aku terhempas dan terjerembab dulu, karena kadang aku terlalu mengikuti kata hati atau justru tidak mendengar kata hati tapi menuruti emosi sesaat.

Aku percaya bahwa Dia ingin aku semakin mendekat kepada-Nya. Dia ingin aku hanya mengeluh kepada-Nya. Dia ingin aku hanya berbagi cerita dengan-Nya. Dia ingin aku hanya menangis dihadapan-Nya. Dia ingin aku hanya meminta kepada-Nya.

Aku memang belum seteguh batu karang….!!!

Related Post
Where Am I ?

Last year I was there still alone (Ritz Carlton) 🙁 Next year I will be there but not alone again Read more

Jurnal Syukur: 30 Hari Menulis untuk Pulih (4)

Ini adalah lanjutan dari Jurnal Syukur Menulis Untuk Pulih bagian 3. 16. Kelapangan waktu dan Samsung Galaxy M20 edisi 3 Read more

Jurnal Syukur: 30 Hari Menulis untuk Pulih (3)

Target 30 hari baru selesai sepertiganya hingga Jurnal Syukur Menulis Untuk Pulih bagian 2, mari lanjutkan 🙂 11. Pernah LDR-an Read more

Belajar Memasak dengan Resep Masakan Rinaresep.com

Belajar Memasak dengan Resep Masakan Rinaresep.com. Bagi saya yang tidak pandai memasak tetapi ingin memasak seperti ibu-ibu yang lain, solusinya Read more

Tags:

1 thought on “Belum Seteguh Batu Karang”

  1. Terimakasih sudah berkunjung ke blog saya, tentu saja boleh dong baca semua postingan saya…..memang tujuan saya buat blog kan untuk semua para blogger.
    Salam kenal ya….
    Listiana Advokat.

    Wiwin replies:
    Makasih banyak Bu atas kunjungan baliknya 🙂

Comments are closed.