Dari Rok Pendek Hingga Ke Busana Muslimah Halal Style

Cara berpakaian saya dari usia 20-an hingga sekarang itu mengalami perubahan. Dari rok pendek dan celana jeans hingga busana muslimah halal style. Saya mau cerita sedikit, dimulai dari waktu mulai bekerja saja yaaa…

Sebagai perempuan yang baru mulai bekerja kantoran di usia 19 tahun, saya merasa harus memperhatikan penampilan. Untuk berpakaian, saya mencontoh para wanita karir yang bekerja kantoran. Rok pendek span, blus lengan pendek atau tanpa lengan, ditutup blazer atau rompi. Kala itu mantap rasanya melenggang, hehehe.. Itu berlangsung hingga saya mempunyai anak pertama.

Kemudian anak pertama saya lahir ketika saya berusia 28 tahun. Entah hidayah atau apa, saya tidak tahu namanya, saya mulai menggunakan kerudung  atau jilbab. Jadi, sudah lebih dari 10 tahun saya mengenakan jilbab. Sejak itu, otomatis busana kantor saya bergeser dong… Dari rok span ke celana panjang. Dari blus lengan pendek ke blus lengan panjang. Blazer saya masih suka pakai karena blazer-blazer saya berlengan panjang.

Saat mulai hamil anak kedua yaitu mulai awal tahun 2017, cara berbusana saya bergeser lagi. Saya sudah meninggalkan celana jeans serta mengurangi penggunaan celana panjang. Blus-blus juga mencari yang lebih longgar. Celana panjang bergeser ke celana kulot. Dengan celana kulot, terasa lebih longgar tanpa kelihatan bentuk kakinya. Hanya sesekali di luar busana kerja saya mengenakan celana panjang kain.

Setelah anak kedua beranjak besar, o iya hari ini dia berusia 2 tahun 11 hari, saya tertarik mengenakan gamis untuk pakaian kerja. Sudah ada 2 potong yang saya beli sendiri karena dress code. Ada 1 potong yang dibuatkan oleh ibu saya karena pakaian seragam keluarga. Ada juga 1 potong baju batik yang saya tidak sengaja membelinya ternyata bisa juga sebagai gamis. Dan baru-baru ini saya punya 1 potong lagi dari Bravka.

busana halal style
Gamis Aluna Outfit dari Bravka warna salem.

Gamis dari Bravka ini pas banget di badan saya. Mungkin karena saya memilih ukuran S ya… Hanya saja tinggi badan saya tidak standard sehingga gamis tersebut harus dipotong agar pas saya kenakan. Standardnya gamis ukuran S memiliki panjang 145 cm, sedangkan tinggi badan saya adalah 145 cm. ‘Kan tidak mungkin saya kenakan dari ujung rambut hehehe.. Jadi memang musti dipotong. Bersyukur saya tidak perlu mempermak bagian-bagian lain karena sudah pas banget.

Gamis ini dari koleksi Aluna Outfit. Aluna merupakan gamis syar’i yang dirancang sesuai dengan kebutuhan seorang muslimah milenial, bahannya yang jatuh, melar, menyerap keringat, dengan warna mocca, navy dan salem yang lebih soft. Jahitannya juga halus dan rapi. Packingnya pun rapi. So far, saya mulai jatuh cinta nih…

Gamis ini cocok dipakai kegiatan formal maupun sehari-hari. Saya memilih yang berwarna salem, warna yang belum pernah saya miliki, jadi ini beneran nyoba warna baru. Alhamdulillah pas dan saya merasa cantik dengan warna ini. Dipadukan dengan jilbab warna merah juga keren 🙂

busana halal style
Saya suka dengan desain pergelangan tangan dan ada saku dalamnya.

Selain suka dengan warnanya, saya juga suka dengan desain lengan pada bagian pergelangan tangan. Ada karetnya sehingga bisa ngepas di pergelangan tangan saya serta tidak melorot ke atas maupun ke bawah. Selain itu, ternyata di pinggang sebelah kanan ada saku dalamnya. Lumayan bisa buat naruh HP atau uang hehehe.. jadi enggak repot harus bawa dompet kesana kemari. Jujurrr, saya jadi pengin beli warna yang lain dari seri yang sama maupun dari seri yang lain dari koleksi Bravka ini.

Kenapa model berpakaian saya bergeser ke arah gamis? Bukan karena mengikuti tren lho ya.. Jujur saja, saya ini termasuk makhluk yang anti mainstream. Saya orang yang lebih suka mengikuti apa kata hati saya. Nah, kata hati saya mengajak untuk mengenakan busana yang muslimah style. Ya, saya muslimah, kalaupun ilmu agama saya masih sangat dangkal, minimal saya bisa mengenakan pakaian sesuai syari’at agama.

Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Bravka, bahwa pakaian dikenakan oleh seorang muslim maupun muslimah sebagai ungkapan ketaatan dan ketundukan kepada Allah. Karena itu berpakaian bagi seorang muslim memiliki nilai ibadah dan mengikuti aturan yang ditetapkan Allah. Melalui cara berpakaian yang Islami, sesungguhnya Allah berkehendak memuliakan manusia sebagai makhluk yang memang telah Allah ciptakan sebagai makhluk yang mulia.

Bersyukur saya kenal dengan Bravka dari Kunikita. Bravka adalah salah satu lini bisnis Kunikita di bidang fashion yang mengedepankan busana halal style. Selain seri Aluna Outfit, tersedia juga Kaia Outfit dan Mikha Outer. Kunikita hadir dalam memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan gaya hidup kita sebagai Muslim Milenial. Disini kita menemukan keunikan dari kecenderungan cara hidup para Muslim Milenial tentang kesadarannya untuk hidup sesuai dengan cara dan ajaran Islam dalam setiap aktivitasnya. Mulai dari makan minum, cara berpakaian, cara berpenampilan, dan menyikapi semua hal yang terjadi dalam hidupnya. Nah, ini disebut sebagai cara hidup Happy Healthy Halal.

Salam halal,
Wiwin Pratiwanggini

 

233 Views

Author: Wiwin Pratiwanggini

Ibu dari 2 anak laki-laki (Satria & Dimas). Tinggal di Yogyakarta. Suka jalan-jalan. Suka membaca. Suka menulis. Ngeblog untuk berbagi cerita, berbagi pengalaman, serta berbagi informasi. Bisa dikontak di wiwin_pratiw@yahoo.com (email) atau 08156852076 (WA), insyaallah fast response.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *