Lompat ke konten

Rahasia Si Super Sibuk Tampil Cantik dan Segar (Part 2)

Kemarin udah saya share lewat FB Page dan  Twitter, nah saatnya sekarang mengarsipnya di blog ini 🙂

Akhirnya Sabtu 14 Januari 2012 bersama Gita saya jadi menghadiri undangan gratis Gathering Milis Femina di Novotel Jogja jam 9-13. Bintang tamunya keren-keren lho, yaitu psikolog Ratih Ibrahim (@ratihibrahim) dan dokter gigi yang bintang iklan Sensodyne itu yaitu drg. Ariandes @veddytaro :-). Temanya Rahasia Si Super Sibuk Tampil Cantik dan Segar, yaitu perpaduan antara 3B (brain, beauty, behaviour) dengan senyum cerah gigi sehat :-). Jadi hari ini dapat ilmu tentang Personal Growth dari @ratihibrahim dan tips-tips perawatan gigi dari @veddytaro 🙂

Beruntung dan bersyukurlah kita menjadi perempuan karena perempuan adalah sumber kehidupan. Jika dalam rumahtangga pria/suami adalah “kepala” maka perempuan/istri adalah “leher”. Bayangkan ketika leher kita sedang sakit…maka terganggu semua fungsi anggota tubuh ‘kan..

Kita adalah perempuan Indonesia modern, yang memegang MULTI peran, dan identitas dalam masyarakat. Apa aja tu?Selengkapnya »Rahasia Si Super Sibuk Tampil Cantik dan Segar (Part 2)

Ayah Bertukar Peran dengan Ibu

Masih ingat postingan saya yang ini? Ternyata isu seperti ini tidak pernah ada habisnya. Selalu bisa dikupas dari berbagai sisi oleh berbagai sumber. Tabloid NOVA 1246/XXIV edisi 9-15 Januari 2012 ini mengupas lagi hal yang sama, stay at home dad. Saya selalu menyimak setiap kali ada artikel yang serupa, disamping saya sendiri mengalaminya, saya juga selalu butuh asupan untuk benar-benar bisa menerima dan mengerti dengan kondisi seperti ini :-). Yukkkk.. kita simak aja gimana isi artikelnya….

Apa saja yang perlu disiapkan saat Anda berdua memutuskan suami mengurus rumah dan anak dan Anda bekerja full time?

Peran ayah kini berevolusi. Dulu ayah diartikan sebagai bread winner alias pencari nafkah utama bagi keluarga. Sekarang, ayah mempunyai makna lebih luas. Yaitu sebagai sosok yang selalu ada untuk anak-anaknya dan bisa diandalkan kapan saja. Artinya, saat ini tak cuma terima laporan dari ibu dan tahu beres mengenai urusan anak dan rumah.

Di beberapa negara, termasuk Indonesia, banyak sekali para ayah yang memutuskan untuk bertukar peran dengan ibu dari anak-anaknya. Stay at home dad (SAHD), demikian sebutan bagi para ayah yang memutuskan untuk mengambil peran besar dalam mengurus urusan rumah tangga hingga mengasuh anak.

Alasan Kepraktisan

Selain kehilangan pekerjaan, Dr. Robert Frank dalam buku Equal Balanced Parenting and The Involved Father menuturkan alasan lain yang melatarbelakangi hal ini. Menurut ahli perkembangan anak dari Amerika Serikat ini, sebuah keluarga biasanya memutuskan siapa yang menjadi pencari nafkah dan siapa yang mengurus rumah tangga berdasarkan pada kepraktisan. “Bisa saja kepribadian suaminya memang lebih cocok untuk membesarkan anak-anak atau lebih mudah melepaskan karier Sang Suami dibanding karier istrinya,” jelas Frank dalam bukunya.

Frank juga menambahkan bahwa pilihan menjadi stay at home dad juga bisa terjadi karena pekerjaan suami memungkinkan ia melakukannya dari rumah alias lebih fleksibel. “Namun pada kebanyakan kasus, stay at home dad terjadi karena penghasilan istri lebih besar atau peluang karier istri lebih bagus dibandingkan suami,” jelasnya. Bicara angka, menurut Anna Surti Ariani, Psi., saat ini jumlah SAHD yang terjadi dengan disengaja alias di luar alasan PHK atau masih menganggur semakin besar dari tahun ke tahun.Selengkapnya »Ayah Bertukar Peran dengan Ibu

Langkah-langkah Hidup Lebih Bahagia

Di zaman modern ini, banyak hal yang membuat kita sedih sampai seluruh hidup seperti sumber kesedihan. Benarkah situasi begitu buruk?

Kemungkinan persepsi kita tentang realita yang membuat kita merasa begitu depresi. Ini berarti mengubah persepsi bisa mengubah perasaan kita. Caranya cukup mudah. Baca langkah-langkah untuk bahagia dan coba paling sedikit 10 diantaranya untuk mencapai tujuan Anda.

1. Jalan kaki setiap hari dan habiskan waktu tidak kurang dari 20-30 menit di udara terbuka. Yang dimaksud dengan jalan kaki disini adalah hanya jalan saja tanpa tujuan dan menikmati prosesnya. Jalan terburu-buru ke supermarket atau ke kantor tidak masuk dalam kategori ini.

2. Habiskan waktu paling sedikit 8 jam untuk tidur yang sangat penting untuk organisme untuk berfungsi baik. Anda akan merasa lebih optimistik ketika bangun pagi.

3. Cari waktu untuk mndengarkan musik lembut, meditasi, berkhayal. Ketika melakukan itu, lupakan masalah-masalah dan hanya berpikir positif.

4. Jangan membatasi diri bergaul hanya dengan orang-orang seusia. Bicara dengan anak-anak dan orang lanjut usia dan Anda akan melihat betapa bedanya visi mereka tentang hidup. Hidup akan tampak lebih cerah dan lebih menarik untuk Anda.

5. Luangkan waktu untuk menyendiri. Duduk hening di suatu tempat dan konsentrasi pada perasaan-perasaan dan sensasi-sensasi. Lakukan setiap hari.

6. Berpartisipasi dalam game, baik pikiran maupun yang aktif. Main bola dengan anak, isi teka teki silang, cari sesuatu yang lain dari yang Anda lakukan secara teratur.

7. Belajar bahasa asing. Dengarkan lagunya, nonton filmnya. Jika perlu, mulai belajar bahasa yang Anda kuasai. Anda akan punya kesempatan bicara dengan orang yang tidak berasal dari lingkungan sosial Anda yan biasa.

8. Maafkan semua orang untuk segala sesuatu. Tujuan utama disini adalah memaafkan didalam jiwa. Tak perlu memberi tahu siapa pun bahwa Anda sudah memaafkan mereka. Lakukan untuk diri sendiri.

9. Jangan mencoba melupakan kesedihan Anda dengan kerja keras. Ini tak akan membantu. Menurut Freud, ini hanya berubah bentuk dan akhirnya Anda akan mulai benci pekerjaan Anda.

10. Pergi ke klub, dansa, cari teman baru.

11. Ketika bangun di pagi hari, jangan langsung lompat dari tempat tidur. Baring sebentar, berkhayal tentang masa depan Anda.

12. Tambahkan 3E ke dalam hidup Anda: Enthusiasm, Energy, dan Emphaty.Selengkapnya »Langkah-langkah Hidup Lebih Bahagia