Lompat ke konten
Home » Ibu Bekerja » Begini Me Time Ibu Bekerja ala Saya

Begini Me Time Ibu Bekerja ala Saya

me time ibu bekerja

Seorang ibu harus bahagia agar sekitarnya turut mendapatkan energi positifnya. Penting nih, apalagi ibu yang menjalani multi peran sebagai ibu rumah tangga sekaligus ibu bekerja. Salah satu cara membuatnya bahagia adalah dengan me time. Apa itu me time, apa manfaat, kapan butuh, dan ngapain aja? Berikut ini saya sedikit mengulas me time ibu bekerja.

Apa itu Me Time?

Me time berasal dari bahasa Inggris. Oleh karena itu saya mencoba mencari pengertiannya dari beberapa kamus bahasa Inggris, sebagai berikut:

  • menurut Cambridge Dictionary: me time adalah time when you can do what you want to do, yang artinya adalah waktu ketika Anda bisa melakukan apa yang Anda ingin lakukan.
  • menurut dictionary.com: me time artinya waktu yang dimiliki seseorang untuk dirinya sendiri, untuk melakukan sesuatu demi kesenangannya sendiri.
  • menurut Oxford Dictionary: me time adalah situasi ketika seseorang yang biasanya sangat sibuk menghabiskan waktu untuk rileks dan melakukan sesuatu yang ia gemari.

Jika disederhanakan, me time artinya waktu untuk diri sendiri.

Alasan Me Time

Seseorang butuh me time tentu ada alasannya. Meluangkan waktu untuk diri sendiri dianggap penting agar dapat menjaga keseimbangan dan kesejahteraan secara menyeluruh. Juga agar tubuh dan mental dapat beristirahat sebentar dari padatnya rutinitas dan besarnya tekanan yang diberikan oleh lingkungan sosial.

Itu tadi alasan secara umum. Sedangkan seorang ibu melakukan me time pun memiliki alasan khusus, diantaranya: ibu harus bahagia. Ibu yang tidak bahagia biasanya susah sekali tersenyum, kalau manyun mah gampang.

Bayangkan di depan suami dan anak-anak si ibu ngomel-ngomel atau marah-marah melulu. Bayangkan juga seorang ibu bekerja yang susah tersenyum saat menghadapi kolega dan kliennya.

Ada saatnya ibu mendedikasikan waktu sepenuhnya untuk keluarga dan tempat kerja. Namun menjadi tidak adil kalau tidak diberi ruang untuk memikirkan dirinya sendiri juga. Untuk itu penting memberi ruang kepada ibu rumah tangga dan ibu bekerja untuk menikmati kesendiriannya dalam rangka me time.

Manfaat Me Time

Seorang ibu menikmati me time itu bukan berarti egois atau memikirkan dirinya sendiri. Ibu akan mendapatkan banyak manfaat dari me time, baik untuk diri sendiri maupun untuk lingkungannya.

Berikut ini manfaat-manfaat dari me time ibu bekerja dan ibu rumah tangga:

  1. Meningkatkan kepercayaan diri.
  2. Memiliki kesempatan untuk menyelesaikan masalah tanpa interupsi siapa pun.
  3. Mendapatkan waktu untuk mengatur emosi, sehingga mendapatkan kedamaian.
  4. Mendapatkan momen untuk bebas tanpa harus memenuhi ekspektasi lingkungan sekitar.
  5. Dapat mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan oleh diri sendiri dan mengenal lebih jauh apa yang terjadi pada diri sendiri.
  6. Memberikan kesempatan otak untuk beristirahat sejenak, menjernihkan pikiran, mengurangi tingkat stres, bahkan bisa merevitalisasi tubuh.
  7. Dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas sehari-hari karena mempunyai pikiran yang lebih jernih dari sebelumnya.
  8. Setelah melakukan me time, pasti akan merasakan lebih bisa menghargai hubungan antar sesama, jadinya kualitas hubungan dengan seseorang akan menjadi lebih baik.
  9. Mendapatkan kesempatan untuk bisa berpikir lebih dalam sehingga dapat lebih efektif dalam memecahkan masalah yang terjadi.

Pengalaman saya pribadi, biasanya setelah me time saya merasa seperti handphone yang baru saja di-charge. Energi saya kembali full. Pikiran yang tadinya ruwet ibarat benang kusut, kembali jernih karena yang ruwet tadi sudah terurai. Juga menjadi lebih ringan untuk menyunggingkan senyum.

Kapan Membutuhkan Me Time?

Di rumah ataupun di kantor ada kalanya saya menemukan momen dimana saya merasa “kok serba salah sih yang saya kerjakan barusan” atau “kok salah ketik melulu sih dari tadi” atau “kok jatuh melulu sih yang mau saya pegang ini” atau tiba-tiba merasa kesal/marah tanpa alasan, dan lain sebagainya.

Kalau sudah seperti itu, biasanya saya butuh jeda. Jeda artinya me time. Lebih baik apa yang saya pegang atau kerjakan tadi, saya letakkan/tinggalkan dulu. Saya memilih untuk pindah ruangan atau jalan-jalan ke luar sekitar 5-10 menit. Saat jeda itu biasanya saya mendapatkan ide segar. Sehingga siap untuk back to work.

Jadi, Ibu-ibu, kalau sudah mulai merasa tidak nyaman yang disebabkan oleh beberapa hal di bawah ini:

  1. Merasa bosan
  2. Lebih galak dari biasanya
  3. Merasa lelah
  4. Mudah cemas
  5. Butuh kedamaian

Please segera luangkan waktu untuk me time. Jangan diabaikan atau bahkan dianggap biasa-biasa saja. Karena, itu akan menjadi bom waktu.

Hal-hal yang Bisa Dilakukan untuk Me Time Ibu Bekerja & Ibu Rumah Tangga

Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk me time. Apa yang saya lakukan mungkin ada yang sama dan mungkin ada yang berbeda. Namun demikian, setidaknya bisa memberi inspirasi bagi pada Ibu yang bingung me time-nya mau ngapain.

me time ibu bekerja ala saya

1. Jalan-jalan Santai

Kebetulan tempat kerja saya memiliki pemandangan outdoor yang sungguh luar biasa. Halaman dan lapangan rumput hijau yang sangat luas. Pepohonan di sana sini. Ada pula beberapa kolam ikan yang pasokan airnya berasal dari parit-parit yang mengalir.

Belum lagi jika cuaca cerah lalu memandang jauh ke arah utara, tampaklah Gunung Merapi yang gagah perkasa. Atau kalau mau agak jauh sedikit ke pojok lapangan, ada kebun binatang kecil (mini zoo) dengan berbagai binatang peliharaan.

Dengan jalan-jalan santai beberapa menit di luar kantor sambil melihat pemandangan hijau, cukup membuat mata dan pikiran saya kembali fresh. Terkadang sambil iseng memotret dengan hape.

2. Main Sejenak di Pantry

Pantry juga bisa menjadi tempat untuk saya me time. Entah sekedar say hello dengan staf kebersihan atau sambil sedikit ngobrol dengan mereka. Gak sengaja loh terkadang bisa dapat suatu insight yang tak terduga.

3. Membaca Buku

Membaca buku tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memberi jeda waktu untuk berpikir sendiri dan menyelam ke dalam imajinasi dari buku yang dibaca. Tidak harus langsung habis satu buku kok, bisa saja cukup beberapa halaman lalu dilanjutkan lagi lain waktu.

Oleh karena setiap bulan saya biasanya punya buku baru minimal 1-2 buah. Membacanya ya saat saya butuh me time. Makanya tidak heran kalau saya baru berhasil menyelesaikan membaca buku dalam beberapa hari. Biasanya saya membaca buku biografi atau buku-buku pengembangan diri.

4. Menonton Film

Kegiatan ini hampir sama seperti membaca buku. Bedanya, cerita disajikan secara visual. Sejak ada banyak pilihan provider movie di smartTV, saya jadi punya pilihan lain untuk me time. Yaitu menonton. Tahukah Anda saya suka nonton apa? Film horor dan film misteri!

Jika bosan, saya cari tontonan dari genre lain yang lebih ringan seperti film keluarga atau bahkan serial semacam sinetron.

5. Menulis Jurnal atau Blog

Dengan me time berarti saya memiliki banyak waktu untuk ‘mengobrol’ dengan diri sendiri. Tak jarang obrolan dengan diri tersebut saya tuangkan ke dalam jurnal/catatan pribadi.

Selain membuat me time lebih berkualitas, kegiatan ini juga bisa mengurangi stres apabila tengah menghadapi masalah. Ada juga kok beberapa tulisan curhat yang saya posting di blog ini.

Blog juga menjadi tempat saya me time. Pengalaman sehari-hari yang memenuhi otak, biasanya saya tuangkan ke dalam tulisan di blog. Setidaknya untuk menyimpan cerita atau berbagi pengalaman. Syukur-syukur bisa memberikan manfaat bagi pembaca.

6. Berkebun

Di depan rumah saya ada kebun kecil. Oleh suami saya ditanami berbagai tanaman bumbu, jamu, sayuran dan buah-buahan. Saya tidak suka berkebun, tetapi sekali waktu saya menikmati kebun beserta tanaman-tanamannya.

Berkebun juga bisa menjadi terapi yang asyik. Aktivitas berkebun di rumah dengan tanaman hias menjadi tren karena di kota-kota besar mulai sulit mendapatkan ruang-ruang hijau di luar rumah. Tak hanya membuat waktu lebih berkualitas, berkebun juga bisa bikin rumah semakin asri dan nyaman.

7. Bermain media sosial

Setelah sibuk dengan berbagai rutinitas setiap harinya, Ibu boleh kok melakukan me time dengan bersantai dan hanya bermain media sosial. Mau seharian penuh pun silakan. Siapa tahu hal tersebut bisa membuat beban pikiran Anda berkurang dan jauh lebih rileks.

Demikian tadi sedikit ulasan mengenai me time ibu bekerja, namun bisa juga diterapkan oleh ibu rumah tangga. Di artikel berikutnya saya mau berbagi tentang tips menjaga quality time ibu bekerja dengan anak dan keluarga. Simak yaaa…

24 tanggapan pada “Begini Me Time Ibu Bekerja ala Saya”

  1. Melihat rutinitas yang itu2 aja kadang, ibu rumah tangga memang butuh banget me time. Kalau pas masih single sama temen-temen, kalau udah jadi ibu, me time sama anak atau diri sendiri ya mbak

  2. Ibu yang menjalani multi peran memang butuh waktu untuk diri sendiri. Melakukan hal yang disukai. Sekedar merefresh agak bisa kembali menjalani kehidupan multi perannya dengan lebih baik.

  3. Setiap orang dewasa butuh me time. baik bapak-bapak atau ibu-ibu. Dan bagi ibu yang bekerja, pastinya harus disiasari ya, Mbak. Karena tugasnya juga dobel di rumah dan kantor. Jadi pilih hal-hal menyenangkan yang bisa dilakukan. Hal-hal sederhana, namun bisa membuat bahagia dan semangat lagi.

  4. Menjadi ibu bekerja memanglah penuh tantangan. Kita harus pintar membagi waktu antara pekerjaan, mengurus rumah tangga, dan tentunya mengasuh anak. Tak jarang, kesibukan ini membuat kita lupa untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri. Padahal, me time bagi ibu bekerja sama pentingnya dengan kebutuhan lainnya.

  5. Metime ku seneng banget berkebun, dan juga rebahan, sama renang juga. Kalo udah masuk air renang gitu serasa energi kembali seperti semula. Ngopi santai, sambil dengerin musik ini juga enak banget.

  6. Ngerasa gak sih kalau perempuan itu perlu banget dapat support system yang bagus supaya me time-nya jadi maksimal plus nggak dikatain egois gitu? Di sini gitu soalnya. Walau ibu bekerja tetap harus siaga ngurus rumah + anak + suami sendirian.

  7. Me time memang jadi hal yang menyenangkan biar pikiran tetep waras ya. Kebayang deh buat ibu yang bekerja kalo ada me timenya.

  8. Penting banget meluangkan waktu untuk diri sendiri demi menjaga kewarasan dan biar bisa konsentrasi lagi ya mbak. Ibu itu butuh banget me time biar bisa beraktivitas seperti biasa. Kalau nggak me time bisa-bisa tantrum sepanjang hari, wkwkwk.

    Enak banget mbaak kantornya ada kebun jadi bisa jalan-jalan. Di rumah juga mendukung banyak tanaman yang ditanam pak suami. Masya Allah bisa jadi me time dengan menghirup udara segar bersama tanaman.

  9. Menjalani rutinitas yang itu2 aja kadang bikin ibu rumah tangga jadi penat, dan me time jadi solusi yang tepat agar lebih fresh lagi dan siap menghadapi rutinitas harian

  10. Setuju banget kalau me time menjadi ajang yang menyenangkan bagi para Ibu.
    Karena kalau menurutku, beda banget ketika abis me time sama engga dari tulisan yang aku hasilkan. Biasanya akalu lagi sumpek, tulisan aku jadinya dark banget.
    Kalau abis me time, rasanya lebih cerah ceria..

  11. Murah meriah ya kak me time-nya. Asal bikin hati bahagia dan ga nyusahin kluarga apalagi tetangga.

    Ujung2nya kan bahagia itu kita yg ngerasain. Cmn ngelakuin hal sederhana spt di atas udh seneng bgt. Udh balikin mood yg rusak krn aktivitas bnyk sepanjang hari.

  12. bener banget ini. bahkan ibu pekerja pun tetap butuh me time. kalau aku, kadang berangkat kerja aja udah termasuk me time. ketika bisa sejenak jauh dari pekerjaan rumah dan mengurus anak. bukan karena enggak sayang, bukan juga males dengan kerjaan rumah. tapi demi menjaga kewarasan, agar bisa tetap mengurus anak dengan baik

  13. banyak banget me time yang bisa kita lakukan ya mba dan pastinya wajib buat para ibu bekerja sebagai bentuk menjaga kebahagiaan dan kesehatan mental, sehat selalu untuk semua ibu hebat yang bekerja

  14. Aku pun dikasih waktu untuk ngopi dua jam tiga jam aja udah seneng wwkwkw, alhamdulillah sejak anak sekolah jadi punya waktu me time yang lumayan di pagi hari hehhe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *