Climate Change Frontier: Perlindungan Alam dan Kemanusiaan

climate change frontier

Sebagai penghuni bumi, ibaratnya tinggal di dalam sebuah rumah besar, saya juga ingin sekali menempati rumah dengan suasana yang nyaman. Karena saya ini orang rumahan, betah tinggal di rumah, home sweet home. Sayangnya banyak penghuni lain yang tidak peduli dengan sebuah kenyamanan. Alhasil, terjadilah yang sering kita dengar sebagai perubahan iklim.

Di saat banyak penghuni lain tidak peduli akan kenyamanan tinggal di bumi, ternyata masih ada yang peduli. Saya pribadi mencoba belajar untuk menjadi bagian yang peduli. Memang sih belum banyak yang bisa saya lakukan dalam rangka menyelamatkan bumi. Saya masih melakukannya secara pribadi dan sebatas di lingkungan rumah tangga saya. Beberapa hal kecil yang bisa saya lakukan antara lain memilah sampah, mengurangi penggunaan sedotan plastik, membawa tas belanja sendiri.

Kegiatan peduli lingkungan yang sangat sederhana itu pernah saya tuliskan di blog ini. Ternyata tulisan dari aksi sederhana tersebut terbaca oleh Bapak Baskoro, founder Climate Change Frontier. Saya senang sekali mendapatkan apresiasi dari beliau meskipun aksi saya masih sangat sederhana sekali. Setahun yang lalu saya juga pernah ikut mengirimkan poster dukungan untuk kampanye pembatasan ukuran botol plastik (reduce plastic bottles).

climate change frontier

sumber: Instagram @climate_change_frontier

Climate Change Frontier

Setiap mendengar kata perubahan iklim, ingatan saya langsung tertuju pada Climate Change Frontier (CCF). Apa dan siapa sih Climate Change Frontier ini? Lalu apa kiprahnya dalam kepeduliannya terhadap perubahan iklim?

CCF didirikan pada tanggal 13 Juli 2015 dengan nama Climate Change Festival atau CCFestival. CCFestival didirikan berangkat dari sebuah kekhawatiran atas dampak dari perubahan iklim secara global. Sehingga “Stop Climate Change” dijadikan sebagai dasar tujuan CCFestival.

Setelah melalui berbagai macam pengalaman dan pelajaran, kemudian CCFestival berubah nama menjadi Climate Change Frontier atau CCFrontier. Perubahan mendasar ini dilakukan pada tanggal 13 Juli 2016, tepat pada ulang tahunnya yang pertama. Seiring dengan perubahan nama tersebut, tujuan pun diperluas yaitu Concerned to Nature Protection & Humanity, yaitu peduli pada perlindungan alam dan kemanusiaan.

Save Our Earth” merupakan slogan yang banyak dibicarakan orang saat ini. CCF juga melakukan hal yang sama namun kami memiliki konsep yang berbeda. Menurut kami Save Our Earth adalah hal yang mustahil untuk dilakukan dan terlalu besar buat kita. Namun bukan berarti tidak ada hal yang tidak dapat kita lakukan. Salah satunya adalah merubah perilaku dan kebiasaan kita terhadap lingkungan sekitar kita. Hal inilah yang dapat menyelamatkan bumi. Dimulai dari mengubah diri kita dan lakukan terhadap lingkungan sekitar kita. Ini merupakan hal mendasar yang dilakukan CCF saat ini. Dimana dalam meraih tujuan CCF yaitu Concerned to Nature Protection dengan cara menumbuhkan kesadaran di masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup atau lingkungan sekitar. “Save Our Earth with a Simple Way” atau “Selamatkan Bumi Kita Dengan Cara Yang Sederhana”. – Demikian disampaikan oleh Bapak Baskoro, founder CCFrontier.

Kiprah CCFrontier di Tengah Pandemi Covid-19

Sejalan dengan tujuannya, yaitu peduli pada perlindungan alam dan kemanusiaan, maka di tengah pandemi Covid-19 ini pun CCFrontier menunjukkan kiprahnya. Kiprah di bidang kemanusiaan ini dimulai begitu mendengar pengumuman dari pemerintah pada tanggal 15 Maret 2020 bahwasanya Wabah Covid 19 merupakan Bencana Nasional Non Alam.

climate change frontier

sumber: website ccfrontier.com

CCFrontier turun ke jalan selang 1 hari setelah pengumuman dengan melakukan Sosialisasi Pencegahan Covid 19. Aksi yang dilakukan adalah membagikan flyer dan sabun antiseptik. Serta menginformasikan kepada masyarakat terkait Covid 19.

Setelah Pemerintah Daerah Bondowoso turun melakukan sosialisasi, CCFrontier melanjutkan kiprahnya melalui aksi yang lain yaitu penyemprotan desinfektan mandiri. CCF melakukan penyemprotan desinfektan di setiap rumah warga, di setiap Rukun Tetangga per kelurahan. Hal ini dilakukan sejak 29 Maret 2020.

Selain itu, ada beberapa aksi lain yang juga dilakukan, yaitu:

  1. Gerakan 100 Ribu. Merupakan upaya CCF dalam membantu usaha para pedagang kecil. Hal ini dilakukan agar mereka dapat survive di tengah pandemi Covid-19 serta bisa memberi nafkah keluarga mereka. Aksi ini dimulai sejak 21 April 2020 hingga hari ini.
  2. Gerakan Pos Bantuan Swadaya. Gerakan ini dimulai sejak 1 Mei 2020. Pos-pos ini didirikan di salah satu rumah warga di setiap Rukun Tetangga. Bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran warga yang mampu untuk membantu warga yang tidak mampu di setiap wilayah RT masing-masing. Saat ini sudah ada 2 pos bantuan swadaya yang didirikan.
  3. Gerakan Nasional Satukan Hati Untuk Indonesia. Dalam aksi ini CCF berkolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jember dalam upaya menggalang donasi untuk membantu para medis, relawan dan saudara sebangsa yang terdampak Covid-19.

Seluruh dana kegiatan tersebut murni dari CCF secara mandiri untuk membeli antiseptik, sabun, disinfektan dan kebutuhan lainnya demi kemanusiaan. Sementara bagi petugas medis, CCF bekerja sama dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap) mengumpulkan donasi yang akan digunakan untuk pengadaan APD dan kebutuhan lainnya.

climate change frontier

sumber: Instagram @climate_change_frontier

Lima Tahun Peduli Perlindungan Alam dan Kemanusiaan

Tidak terasa tahun ini, tepatnya 13 Juli 2020, lima tahun sudah CCF mengajak kita semua untuk turut aktif  melakukan gerakan-gerakan positif dalam menjaga perubahan iklim melalui kepeduliannya terhadap perlindungan alam serta turut berkiprah dalam kegiatan kemanusiaan.

Harapan saya, setidaknya akan ada 5X5 tahun lagi CCF terus aktif dengan kegiatannya. Mungkin saja seiring berjalannya waktu serta menyesuaikan dengan kondisi di muka bumi ini maka akan semakin beragam aksi-aksi positif yang dilakukan oleh CCF.

Semoga pula akan semakin banyak individu-individu maupun kelompok-kelompok masyarakat yang tergerak melakukan kegiatan sebagaimana yang sudah dilakukan oleh CCF ini. Mengatasi perubahan iklim serta peduli akan perlindungan alam dan kemanusiaan, rasanya tak mungkin bisa kita lakukan sendirian. Maka melalui kegiatan-kegiatan dengan mengajak keterlibatan masyarakatlah hal tersebut bisa terlaksana.

Terimakasih, Climate Change Frontier, dimana ketika saya ingat perubahan iklim, maka ingatan saya akan langsung tertuju kepada aksi-aksi CCF. Terimakasih untuk mengingatkan saya betapa indahnya hidup kita jika bisa tinggal dengan nyaman di rumah besar yang bernama bumi ini.

Selamat ulang tahun, CCF, sukses selalu !!!