Masak Rapi Dapur Rapi? Bisa Dong!

dapur pintar

Masak Rapi Dapur Rapi? Bisa Dong! – Seharusnya sharing ini sudah saya posting di awal bulan April 2022, tetapi karena sesuatu dan lain hal maka baru bisa diposting sekarang. Gapapa ya, late post

Ceritanya ‘kan saya sedang belajar manajemen dapur. Salah satu mata pelajarannya adalah food preparation. Selama ini sudah praktik based on ilmu yang bertebaran, tapi ya gitu deh masih asal. Makanya saya pengin lebih well-organized dengan cara ikut kelas online Dapur Pintar (batch 22). Pas banget juga ini menjelang Ramadan. Belajarnya secara online melalui grup WhatsApp.

Kelas online ini dilaksanakan pada 28 Maret 2022 hingga seminggu ke depannya, tepatnya berakhir pada 4 April 2022. Banyak ilmu yang saya dapatkan dari kelas Dapur Pintar ini. Ternyata untuk bisa masak rapi dan dapur tetap rapi bukan berarti harus memiliki dapur yang cantik dengan perkakas yang up to date. Selama kita bisa menata dapur dengan baik, masak rapi dapur rapi pasti bisa.

Setelah menyimak materi selama satu minggu, ternyata apa yang saya dapatkan di kelas Dapur Pintar ini lebih dari yang saya bayangkan. Lebih dari sekedar food preparation. Materi pelajaran yang didapatkan antara lain:

  1. Menyusun daftar belanja bulanan
  2. Menyusun meal plan
  3. Belanja anti boros
  4. Food preparation
  5. Masak kilat
  6. Masak rapi, dapur rapi
  7. Manajemen keuangan rumah tangga

Setiap selesai satu materi, mentor menyediakan ruang untuk tanya jawab. Rangkuman dari tanya jawab tersebut di-share ke seluruh peserta dalam bentuk file PDF. Di akhir program, mentor memberi bonus resep masakan. Bersyukur banget saya karena dikasih bonus Ide Menu Set 30 Hari. Ini penting, karena saya gak pandai mengatur menu sendiri hahahaha… Dengan bonus ini ‘kan saya tinggal nyontek serta mix and match saja. Selain itu ada juga bonus resep-resep untuk camilan.

Penasaran gimana serunya kelas ini? Simak terus yaaa, tapi cuplikan-cuplikannya saja 😀

Persiapan

Nah, yang di dalam gambar ini adalah salah satu media yang dipakai untuk food preparation, namanya food container. Tadinya saya pikir harganya mahal, ternyata sangat terjangkau. Saya membelinya lewat marketplace (Shopee), pilih area Yogyakarta, dapat harga Rp 55.000. Pilih ini karena saya mengikuti rekomendasi dari mentor. Alhamdulillah koq ya dapat warna yang saya angan-angankan, yaitu hijau! Dan pas banget saya punya baskom gede warna hijau juga. Ini kebetulan mau dicuci terlebih dulu sebelum digunakan.

food container

Food container

Food container ini berisi 12 pcs yang terdiri dari beberapa macam ukuran yaitu 600 ml (3 pcs), 850 ml (3 pcs), 1500 ml (3 pcs), dan 2000 ml (3 pcs).  Food container ini saya beli karena merupakan bagian dari persiapan dalam rangka belajar di kelas online Dapur Pintar Batch 22, selain alat tulis, buku catatan, serta niat dan motivasi.

Kebutuhan Bulanan dan Meal Plan

Pada materi pertama yang dipelajari adalah tentang kebutuhan bulanan dan meal plan.

Kebutuhan bulanan tiap keluarga tentunya beda-beda. Coba deh dicatat satu per satu, akan kelihatan bahwa kebutuhan bulanan itu ternyata banyak. Ini tidak termasuk bayar tagihan bulanan lo yaa 😀 😀 . Kebutuhan bulanan tidak berarti setiap bulan harus dibeli. Biasanya sih di akhir bulan saya membuat daftar bakalan belanja kebutuhan bulanan apa saja nih di awal bulan nanti, apa saja yang sudah habis atau hampir habis. O iya, ada satu kelompok kebutuhan bulanan khusus anak karena saya masih punya satu anak balita. Daftar ini hanya contoh kebutuhan bulanan saya  ya, karena sepertinya masih ada beberapa item yang belum saya masukkan.

kebutuhan bulanan

Daftar kebutuhan bulanan

Selain kebutuhan bulanan, perlu dicatat juga kebutuhan makan harian. Supaya enggak repot belanja setiap hari, memang sebaiknya dibuat jadwal mingguan. Jujur aja, saya yang tidak pandai memasak ini agak kebingungan juga saat bikin meal plan. Itulah kenapa saya bikin sampel meal plan yang simpel aja, hehehe… Dan ini hanya berlaku untuk makan siang dan/atau makan malam. Sarapan? Cukup buah atau roti. (Bisa juga diterapkan untuk makan malam dan/atau makan saur). Beneran, bikin meal plan ini menjadi tantangan tersendiri. Kabar baiknya, ini akan memudahkan kita dalam membuat daftar belanjaan.

meal plan

Meal Plan

Idealnya meal plan itu mencakup kebutuhan makanan pokok (karbohidrat), lauk-pauk (protein hewani/nabati), sayuran, dan buah. Seperti yang disarankan oleh Isi Piringku.

isi piringku

Isi Piringku

panduan piring makan

Panduan Piring Makan

Belanja Mingguan

Setelah di hari pertama membuat meal plan, langkah selanjutnya adalah membuat daftar belanjaan. Yang dibelanjakan adalah kebutuhan bahan sesuai meal plan yang sudah dibuat. Jadi bisa dibilang ini adalah belanja untuk seminggu ke depan. Ada bahan untuk sayur, juga ada bahan untuk lauk. Tidak lupa beli buah sebagai pelengkap kebutuhan gizi.

rencana belanja satu minggu

Belanjanya bisa di tukang sayur atau di pasar dan lain-lain. Suami saya biasanya ngajakin belanja ke pasar. Kalau lagi males ke pasar baru deh saya nyetop Bu Sayur yang biasa lewat depan rumah. Beli buahnya bisa di tukang sayur, kalo gak lengkap baru deh disempatkan ke tukang buah.

Trus gimana cara penyimpanan bahan sayur dan lauknya kalau itu untuk seminggu? Nahhh… rahasianya ada pada food preparation.

Masak Kilat

Saya sebagai ibu bekerja yang punya balita dan gak punya ART tuh penginnya yang praktis-praktis karena waktu di rumah yang sangat terbatas. So, seneng banget saya karena di kelas online Dapur Pintar Batch 22 dapat juga materi pelajaran tentang masak kilat.

Beberapa persiapan yang dilakukan untuk bisa menerapkan masak kilat adalah:

  1. Bumbu dasar — supaya enggak perlu ulek-ulek dulu saat mau masak
  2. Stok lauk untuk seminggu
  3. Frozen food (bisa beli, bisa bikin) — anak balita saya kadang-kadang menjelang tengah malam minta makan, biasanya saya gorengin nugget atau sosis atau kentang aja
  4. Daun bawang beku — ini penting banget untuk campuran bumbu yang ditumis (kebetulan ini juga salah satu rekomendasi resep bumbu dari suami)

Semua itu disiapkan saat weekend, kebetulan saya libur kerja setiap Sabtu & Minggu, anak-anak juga libur sekolah. Jadi hari Minggu, misalnya, bisa saya ambil waktu beberapa jam untuk food preparation stok seminggu ke depan.

stok lauk dan bumbu

Rencana Stok Lauk dan Bumbu

Kali ini saya share stok lauk dan bumbu sederhana untuk seminggu. Ini saya buat dengan disesuaikan pada meal plan yang sudah saya buat kemarin. Tuh ‘kan, setelah mengikuti step by step kelas Dapur Pintar, rasanya menjadi makin well-organized dalam urusan perdapuran 🙂

Food Preparation

Hari Minggu 3 April 2022 rencananya sore sambil ngabuburit mau belanja bahan-bahan sayur dan lauk sebagaimana saya bikin di meal plan. Tapi rupanya hujan sesorean membuat rencana saya tertunda.

menata isi kulkas

Ok gapapa. Setidaknya paginya saya sudah nyicil beberes kulkas dan mengecek masih punya bahan makanan apa saja di kulkas. Alhamdulillah masih ada kentang, wortel, daun bawang, seledri, juga cabe rawit. Itu pun belanjaan seminggu lalu lo…, tapi masih segar. Lumayan mengurangi budget belanja untuk seminggu ke depan.

menyimpan bahan sayuran

Beberapa bahan yang masih ada tersebut tadinya hanya saya simpan dengan kemasan plastik. Jadi tampak berantakan di dalam kulkas. Trus pagi itu satu per satu saya simpan menggunakan food container. Jadi beda banget before dan after-nya. (Before-nya lupa difoto 😀 ).

Nah, bahan yang belum ada akan dibeli pada malam hari atau besok paginya nyetop Bu Sayur langganan. Lanjut disimpan menggunakan food container juga.

masak rapi dapur rapi

Jujur aja saya masih nyontek / buka catatan dari kelas online Dapur Pintar Batch 22 saat mulai mengatur bahan makanan gini. Maklumlah masih belajar food preparation, entar lama-lama juga apal sendiri 🙂

Aha…! Moment

Gak terasa sudah seminggu menimba ilmu di kelas online Dapur Pintar Batch 22. Sebelum ikut kelas ini saya memang sudah sering melihat postingan teman-teman tentang food preparation. Tapi ya saya hanya sekedar tahu. Begitu dibuka kelas ini, saya nekad mendaftarkan diri. Karena makin hari saya makin sadar diri bahwa kodrat saya perempuan, ya musti paham seluk beluk dapur. Apalagi sering diingatkan suami, “…aku hanya tidak ingin kamu lupa dunia dapur…”.

Dari sekian banyak materi, saya menemukan AHA moment justru di bagian akhir kelas online ini. Saya mendapatkan sesuatu yang “Aha!! Ini lo…!!”. Serasa dapat jawaban atas pertanyaan yang tidak pernah saya lontarkan secara verbal. Khususnya tentang tips ideal mengalokasikan penghasilan, cara seru menabung, dan alasan seorang istri berbisnis. Tuntas sudah saya belajar, selanjutnya kunci ada di tangan saya untuk memraktekkan dan menerapkan ilmu-ilmu ini dalam kehidupan dapur dan rumah tangga saya sehari-hari.

Terima kasih kepada mba Rani Krisna M dari @bydapurpintar atas sharing ilmunya, juga terima kasih kepada @nicchi_karejepang dan @sambalgorenggarambuayem atas bonus produknya 🙂

 

Related Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published.