Rumah di Tanah Kelahiranku (part 2)

Tiga hari yang lalu saya sempat posting foto-foto yang diambil oleh adikku Johan di sini. Nah.. ini ada tambahan lagi dari adikku Wiwid yang baru diambil 2 hari yang lalu. Maksud dipostingnya foto-foto ini bukan untuk minta belas kasihan lho ya… tapi hanya sebagai pengingat sejarah ketika gunung Merapi tercinta meletus pada tahun 2010 ini.

halaman depan rumah kami yang tertutup debu dan pasir

ikan-ikan bapak di kolam pada mati

teras depan dan pohon jambu juga tertutup debu

suasana samping rumah

jalan masuk kampung dari arah Kali Pawon

Sedangkan foto yang satu ini adalah foto jalan pertigaan Pakem yang ada traffic light-nya. Dimana kalo belok ke kiri berarti ke arah Kaliurang, sedangkan bila lurus berarti ke arah Cangkringan. Pakem benar-benar seperti kota mati. Padahal sebelumnya di ujung sana itu (pas di ujung pertigaan itu) ada posko utama untuk wilayah Pakem dan Cangkringan. Sekarang semuanya sudah harus pindah ke lokasi yang baru 🙁

pertigaan Pakem kalo lurus ke Cangkringan ke kiri arah Kaliurang

Related Post
Bisnis Dua Kaki

Saya baru tahu istilah ini ketika tidak sengaja membeli majalah Sekar beberapa waktu yang lalu. By the way, masih ada Read more

Qwords Cloud Hosting Indonesia Menjawab Kebutuhan Website Bisnis

Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis tentang alasan pentingnya website untuk usaha online. Disana saya menuliskan 6 (enam) alasan. Read more

Tips Berwisata dengan Sewa Bus Keliling Semarang

Tips berwisata dengan sewa bus keliling Semarang. Ini adalah hal yang sangat penting untuk diketahui supaya aman dan nyaman selama Read more

Ketahui Salah Satu Investasi yang Aman dan Menguntungkan Berikut

Salah satu jenis investasi yang menguntungkan dan direkomendasikan belakangan ini adalah investasi obligasi pemerintah. Prinsipnya sederhana, yaitu Anda akan beli Read more