Penting! Ini 5 Standar KPI yang Harus Dipegang dan Dipahami Recruiter

KPI atau Key Performance Indicator bisa dibilang sebagai acuan untuk memastikan kinerja suatu perusahaan. Pada dasarnya KPI bisa dibuat sesuai kesepakatan petinggi kantor untuk digunakan dalam proses rekrutmen.

Sekalipun software untuk recruiter terbaik digunakan dalam proses rekrutmen, tetap saja KPI jadi pegangan utama recruiter. KPI banyak digunakan untuk menemukan kandidat terbaik saat rekrutmen dan memastikan kinerja karyawan setelahnya.

standar KPI

 

5 Standar KPI yang Harus Dipegang Recruiter

Seorang HR atau recruiter bertanggung jawab atas proses rekrutmen dan pemastian kinerja karyawan secara keseluruhan. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik maka standar KPI harus dipegang dan direalisasikan dengan tepat. Berikut KPI yang harus dipegang oleh recruiter:

1. Pencapaian Konsistensi Kehadiran

Konsistensi kehadiran bisa jadi indikator penilaian kinerja karyawan. Karenanya kehadiran seorang karyawan tidak bisa dianggap sepele. Nilai kehadiran bisa ditakar dari pembuatan absensi baik secara manual maupun digital.

Tingkat kehadiran seorang karyawan juga bisa jadi bahan analisis apakah kinerjanya baik atau tidak atau adanya suatu masalah di lingkungan kerja. Semakin konsisten kehadiran karyawan maka akan semakin baik pula lingkungan kerja yang tercipta di dalamnya.

2. Pemastian Jam Kerja Karyawan

Tidak kalah penting, jam kerja karyawan juga masuk dalam perhatian seorang HR. Bagaimanapun jam kerja karyawan tidak boleh molor maupun kelebihan. Bahkan saking pentingnya secara hukum jam kerja karyawan sudah ditentukan durasinya.

Jam kerja karyawan juga berhubungan erat dengan efektivitas pencapaian target. Semakin relevan jam kerja dengan visi pekerjaan maka target perusahaan secara keseluruhan bisa digapai dengan mudah. Karenanya target jam kerja harus tercapai dengan baik.

3. Pemberian Pelatihan dan Pengasahan Skill Karyawan

Training atau pelatihan merupakan wewenang yang dipegang oleh seorang HR. Wewenang ini tentu saja akan berpengaruh banyak pada kinerja karyawan secara keseluruhan. Anda bisa membuat pelatihan yang sesuai dengan posisi kerja karyawan.

Pengembangan skil karyawan bagaimana pun dibutuhkan agar karyawan siap bekerja dan bersaing dengan kompetitor. Semakin hari semakin besar persaingan pasar global dalam pasar yang sama. Maka pelatihan jadi wadah karyawan untuk mengasah skil dan digunakan segera pada perusahaan.

4. Penentuan Durasi Pencapaian Target

Target perusahaan akan sangat cepat berkembang karena berbagai faktor baik internal maupun eksternal. Seiring waktu bisa saja target bertambah atau berkurang menyesuaikan keadaan. Namun yang pasti durasi pencapaian target perlu di atau sedemikian rupa agar berjalan dengan baik.

Target tanpa skema waktu atau time line yang baik jarang akan terealisasikan. Karenanya hal ini perlu diatur sedemikian rupa dan jadi tanggung jawab seorang HR. Jangan lupa untuk memasukkan posisi yang bertanggungjawab atas skema tersebut serta lakukan pemantauan berkala.

5. Reposisi dan Rekrutmen Karyawan

Fungsi yang harus dipegang terakhir yakni reposisi dan proses rekrutmen karyawan. Bagaimana pun kedua hal ini juga masuk dalam pegangan seorang HR sekaligus seorang recruiter. Strategi dan kinerja terbaik tentunya harus dimiliki dalam bidang ini.

Salah satu yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan proses rekrutmen yakni dengan menggunakan software rekrutmen terbaik. Shortlyst jadi tools terbaik untuk membantu proses rekrutmen. Tools ini membantu Anda untuk mendapat kandidat terbaik dengan cepat dan tepat.

Ke 5 standar KPI di atas perlu dicapai dengan hasil terbaik. Hal ini berkaitan langsung dengan posisi dan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Menggunakan tools bantuan bisa digunakan untuk mendapat kinerja yang maksimal secara tepat dan cepat.

 

Related Posts: